Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

prioritas kebijakan

Pemerintah Prioritaskan Tiga Program Ekonomi
Selasa, 09 November 2004 | 19:20 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah memfokuskan tiga prioritas kebijakan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Menteri Perdagangan Mari E. Pangestu menyampaikan tiga prioritas ini ketika bertemu dengan Menteri Perdagangan Republik Rakyat Cina Bo Silay di Shanghai pekan lalu.

Menurut Direktur Jenderal Kerja Sama Industri dan Perdagangan Internasional Departemen Perdagangan Pos M. Hutabarat, pertama, pemerintah akan memperbaiki dan menambah infrastruktur.

“Pemerintah akan melakukan perbaikan dan penambahan jalan, jembatan, listrik, dan telekomunikasi. Saat ini insfrastuktur yang ada masih belum mencukupi untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi,” kata Pos.

Kedua, menarik investasi, terutama dari luar negeri untuk meningkatkan kesempatan kerja. Menurut dia, tingginya investasi akan berkorelasi dengan semakin terbukanya lapangan kerja.

Ketiga, pemerintah akan meningkatkan ekspor dalam rangka menarik devisa. Masuknya devisa yang besar ini sangat diperlukan untuk membangun komponen-komponen atau mesin-mesin pembangunan.

Ketika bertemu dengan Menteri Perdagangan Cina, Mari juga mengatakan, target pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 6,6 persen setiap tahunnya. Pemerintah berharap itu bisa tercapai sampai 2009 dengan melalui tiga prioritas kebijakan itu.

Menanggapi hal tersebut, kata Pos, Menteri Perdagangan Bos Silay mengatakan, pemerintah Cina akan membantu tercapainya pertumbuhan ekonomi Indonesia tersebut. Komitmen untuk memberikan bantuan telah dibicarakan dintara kedua menteri.

M Nafi - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Cina Bantu Pembangunan Jalur Ganda Kereta Api
Bank Dunia Minta Indonesia Fokus pada Pemulihan Iklim Investasi
Sri Edi Swasono : SBY Tak Boleh Gagal
Indonesia Minta Negara Maju Turunkan Bea Masuk Produk Pertanian
Pembangunan Gedung DPRD Banten Dihentikan Gubernur
Presiden SBY Akan Hadir di KTT Asean-Laos
Astra Agro Targetkan Pertumbuhan CPO 15 Persen
Pemerintah Butuh Biaya, Saham Danamon Dijual
Keluarga Panigoro Kuasai Kembali Medco
Amoy Asal RRC Ditangkap Imigrasi
> selengkapnya...


Website

Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Presiden Buka Puasa di Kediaman Ketua DPD
Indonesia Diminta Garap Energi Iran
Calon Haji Samarinda Mengantre Lima Tahun
MUI dan NU: Kuis SMS Ramadan Itu Judi
Tiket Kereta Pasca Lebaran Masih Tersedia

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data