Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Investor Lakukan Aksi Jual Hadapi Libur Lebaran
Selasa, 09 November 2004 | 04:46 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk perdagangan Selasa (9/11) ini diperkirakan mengalami koreksi kembali dibandingkan perdagangan kemarin. Koreksi disebabkan pasar sudah mengalami kejenuhan, selain itu terdapat kecenderungan spekulan yang melakukan aksi jual karena tidak mau menanggung spekulasi rugi seiring libur panjang di bursa menghadapi Lebaran.

?Para spekulan lebih banyak melakukan aksi jual untuk merealisasikan keuntungan dan juga mengurangi risiko ketidakpastian liburan panjang bursa,? kata Adrian Rusmana,Kepala Riset BNI Sekuritas, kepada Tempo.

Menurut Adrian, trend pergerakan indeks berada di kisaran 863-900. Menurutnya, beberapa saham unggulan (bluechips) masih menarik menjadi seumber investasi jangka panjang, seperti saham Telkom, sektor pertambangan maupun saham konsumsi.

Dani Hamzah, analis dari AAA Sekuritas, menyatakan meskipun terbuka kecenderungan bursa regional yang menguat, penguatan indeks akan terbatas. Menurutnya faktor internal menjadi faktor dominan pergerakan indeks. ?Kelihatannya indeks akan berpeluang melemah kembali, karena penguatan indeks sudah mencapai puncak tertinggi,? katanya.

Menurutnya minat pasar untuk membeli akan sangat terbatas, dan sebaliknya pasar akan melakukan aksi menunggu dan enggan melakukan spekulasi, menghadapi ketidakpastian liburan panjang Lebaran.

Menurutnya indeks akan bergerak di level 880-895. Beberapa saham yang menarik untuk dibeli diantaranya saham PT Unilever, PT Mayora dan beberapa saham lapis ke dua seperti di sektor farmasi diantaranya PT Kalbe Farma, PT Dankos. Adapun untuk aksi jual diantaranya beberapa saham lapis pertama seperti PT Telkom Tbk, PT HM Sampoerna Tbk.

Pada perdagangan hari Senin (8/11)0 tercatat pergerakan indeks mengalami penurunan 4,901 poin menjadi di level 888,738 dibandingkan penutupan pada akhir pekan di level 893,64. Menurut Dani, kenaikan IHSG pekan lalu hingga mencapai level tertinggi lebih dipengaruhi oleh eforia pergerakaan bursa regional, karena penguatan saham Dow Jones yang mengantisipasi kemenangan Bush.

Yuliawati?Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

BEJ: Indeks Bisa Capai 1000
Perusahaan Publik Perlu Insentif Pajak
Astra Agro Lestari Bagi Dividen Rp 100
BEJ Cabut Suspensi Ades
IHSG Masiih Diwarnai Profit Taking
IHSG Masih Diwarnai Profit Taking
Indeks Saham Gabungan Rawan Profit Taking
82 Saham Pindah ke Papan Utama BEJ
Sentimen Bursa Regional Menekan Indeks Saham
IHSG Akan Bergerak Tipis
> selengkapnya...


Referensi

Kronologis Perseteruan Ongko vs BFI Finance
PP RI No. 12 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas PP No. 45 Tahun 1995 Tentang Penyelenggaraan Kegiatan Di Bidang Pasar Modal
PP RI No. 11 Tahun 2004 Tentang Penjualan Saham Pada Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Adhi Karya
PP RI No. 70 Tahun 2000 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Perusahaan Penerbangan Garuda Indonesia
> selengkapnya...

Website

Bursa Efek Surabaya
Bursa Efek Jakarta


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Begini Rasanya Menjadi Pegawai Pertama Google
Pusat Perbelanjaan di Semarang Mulai Ramai
Soekarwo Dekati Persatuan Guru Republik Indonesia
Presiden Buka Puasa di Kediaman Ketua DPD
Indonesia Diminta Garap Energi Iran

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data