Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

Perusahaan Publik Perlu Insentif Pajak
Senin, 08 November 2004 | 18:09 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Perusahaan pubik yang sudah mencatatkan saham di bursa sebaiknya diberi insentif pajak karena sudah transparan dalam memberikan data keuangan perusahaan.

"Mereka telah memberikan informasi yang
cukup untuk membayar pajak," tutur Dirut PT Bursa Efek Jakarta (BEJ), Erry Firmansyah, dalam sebuah seminar di Jakarta (8/11).

Pemberian insentif pajak juga penting untuk meningkatkan minat perusahaan mencatatkan diri di bursa. Usulan ini merupakan bagian dari peta industri (road map) Kamar Dagang Indonesia (Kadin) yang diusulkan ke pemerintahan baru.

Pemberian tax amnesty (pengampunan pajak) kepada perusahaan yang bermasalah dapat membuka peluang perusahaan bermain di bursa."Dengan mendapat tax amnesty mereka diharuskan menjadi lebih terbuka, jadinya disana adanya keterbukaan dan peluang untuk masuk bursa menjadi besar,"katanya.

Selain insentif dibidang pajak, tutur Erry,
ada insentif lain yang dapat dilakukan untuk meramaikan perusahaan di pasar bursa. Salah satunya, adalah memperbolehkan perusahaan rugi listing (mencatatkan saham) di papan pengembangan.
Menurut Erry, bursa berbeda dengan investasi di
perbankan, yang mendapat jaminan dari pemerintah. Investasi di sektor ini memberikan pelajaran penting bagi pemilik modal agar berpikir rasional, karena setiap investasi memiliki risiko.

Penerapan kebijakan ini kondusif bagi
perusahaan yang berada di sektor usaha kecil dan
menengah (UKM). Namun, kebijakan ini belum
dimanfaatkan secara optimal oleh perusahaan UKM.
(yuliawati)

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Astra Agro Lestari Bagi Dividen Rp 100
BEJ Cabut Suspensi Ades
IHSG Masiih Diwarnai Profit Taking
Indeks Saham Gabungan Rawan Profit Taking
Sentimen Bursa Regional Menekan Indeks Saham
Bursa Regional Memperkuat IHSG
IHSG Bergerak Tipis
IHSG Berpeluang Menguat
Bapepam: Manajemen ADES Harus Hati-Hati Berikan Informasi
Kabinet Baru Masih Pengaruhi Psikologis Pelaku Pasar
> selengkapnya...


Referensi

Kronologis Perseteruan Ongko vs BFI Finance
PP RI No. 12 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas PP No. 45 Tahun 1995 Tentang Penyelenggaraan Kegiatan Di Bidang Pasar Modal
PP RI No. 11 Tahun 2004 Tentang Penjualan Saham Pada Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Adhi Karya
PP RI No. 70 Tahun 2000 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Perusahaan Penerbangan Garuda Indonesia
> selengkapnya...

Website

Bursa Efek Surabaya
Bursa Efek Jakarta


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data