Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

Pemerintah Akan Ubah Defisit APBNP 2004
Selasa, 02 November 2004 | 20:54 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah dipastikan akan melakukan penyesuaian terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2004 akibat meningkatnya harga minyak dunia yang lebih besar dari asumsi US$ 24 per barrel.

Menurut Menteri Keuangan Jusuf Anwar, pemerintah akan mencari cara untuk menutup defisit APBNP 2004 yang melonjak akibat kenaikan harga minyak dunia.

Selain itu, penyesuaian terhadap berbagai asumsi dasar seperti harga minyak dan besaran subsidi akan dimasukkan dalam Rancangan APBN 2005.

“Defisit (APBN 2004) pasti berubah. Cuma sampai besaran berapa yang bisa kita tanggung,” kata Jusuf. Menurutnya, pemerintah masih merumuskan besaran defisit yang sesuai dengan kemampuan keuangan negara. “Kami masih melakukan kajian untuk itu,” katanya.

Jusuf menyatakan tidak bisa memastikan besaran defisit karena tidak bisa menetakan satu besaran hanya berdasarkan satu variabel saja. Ia harus masih mempertimbangkan berbagai faktor dan variabel mulai dari perubahan harga minyak dunia, asumsi inflasi, besaran nilai tukar, cicilan utang dan bunganya serta besaran penerimaan negara. “Kami harus hitung semua faktor primer dan sekunder,” katanya.

Ia memastikan pemerintah akan berusaha menurun defisit dari tahun ke tahun. Defisit yang rendah, kata Jusuf, diperlukan agar tercipta kesinambungan fiskal yang baik. Karenanya pihaknya akan berusaha keras untuk mempertahankan level defisit sekitar 1 persen. amal ihsan

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sejumlah LSM Persoalkan Kenaikan Anggaran Pertahanan
Menkeu: Defisit Anggaran Paling Baik di Kisaran Satu Persen
Mendagri Buka Rakor Gubernur se-Sumatera
Jatim Kecewa Dana Perimbangan Pusat-Daerah
APBN Perubahan 2004 dan RAPBN 2005 Disetujui dengan Nota Keberatan
BPK Serahkan Laporan Hasil Pemeriksaan Semester I
DPR Puji Realisasi APBN 2004
Wapres Usulkan Revisi RAPBN 2005 oleh Pemerintah Baru
Defisit Naik Menjadi 1,3 Persen
Pengusaha Menilai RAPBN 2005 Tidak Realistis
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data