Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

Pertamina Buat Perusahaan Distribusi Gas
Senin, 01 November 2004 | 16:26 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pertamina akan membuat anak perusahaan yang mengurusi pendistribusian gas melalui pipa. Peluang ini ditangkap Pertamina mengingat jaringan pipa Pertamina cukup banyak terutama di Jawa Barat.

"Pertamina ingin membuat anak perusahaan khusus untuk menangani hilir gas dan memang banyak jaringan Pertamina yang dapat digunakan untuk open acces," kata Kepala Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hilir Migas (BP Hilir), Tubagus Haryono, di Jakarta, Senin (1/11),

Tubagus menambahkan beberapa waktu lalu Pertamina meminta arahan mengenai langkah-langkah dalam menangani hilir gas. "Selama ini kami tahu jaringan pipa Pertamina cukup banyak dan selama ini kapasitasnya berlebih. Sayang kalau tidak dimanfaatkan," ujar Tubagus.

Dia memberikan contoh, BP (perusahaan migas Inggris) akan memanfaatkan jaringan pipa milik Pertamina untuk menyalurkan gas dari lading gas mereka di kawasan utara Jawa ke sebuah pabrik pupuk. "Mereka tidak membangun jaringan pipa sendiri karena tidak efisien.”

Untuk melaksanakan hal ini harus ada penetapan sehingga mau tidak mau Pertamina melakukan usaha hilir. "Dan kegiatan usaha hilir harus ditangani oleh perusahaan yang bergerak di bidang hilir juga,"kata Tubagus.

Selama ini, Pertamina memang telah memasarkan gas secara langsung yang merupakan kegiatan usaha hulu. Padahal, di undang-undang dikatakan bahwa perusahaan minyak yang telah melakukan kegiatan usaha hulu tidak boleh melakukan kegiatan hilir. “Sedangkan kita tahu, Pertamina ini adalah perusahaan yang melakukan kegiatan dari hulu sampai hilir.”

Karena itu, tambah Tubagus menganjurkan Pertamina memperoleh izin usaha untuk perusahan yang khusus mengangkut gas melalui pipa. (Muhamad Fasabeni/TNR)

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pertamina Akan Menaikkan Cadangan BBM
Karyawan Pelumas Cilacap, 'Kencing' Sembarangan Ditangkap
Harga Minyak Tanah Meroket di Lombok, Pertamina Gelar Operasi
Dirut Pertamina Mundur Jika Pemerintah Bayar KBC
Kasasi Pertamina di AS Ditolak
Nelayan Cilacap Dapat Ganti Rugi Rp 14 Miliar
Telkom Divre II Hentikan Pola Kerjasama Bagi Hasil
Berkas Perkara Karaha Bodas Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Bensin Langka di Kota Jayapura
Pertamina Dukung Rencana Pencabutan Subsidi BBM
> selengkapnya...


Referensi

Kasus Korupsi Prioritas Kerja 100 Hari Polri
UU RI No. 22 Tahun 2001 Tentang Migas

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Parlemen Dili Kritik Laporan Forensik Reinado
Calon Legislator PKS 40 Persen Perempuan
Kondisi Dalai Lama Stabil
Rumah Pengusaha Factory Outlet Disatroni Perampok
Bupati Banyuwangi Jadi Tersangka Korupsi

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data