Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Pemudik dengan Kereta Api Hanya Meningkat Satu Persen
Rabu, 20 Oktober 2004 | 15:23 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Jumlah pemudik asal Jabotabek yang menggunakan jasa kereta api diperkirakan hanya meningkat satu persen, tahun ini. "Dari 33 ribu orang per hari hanya meningkat hingga 34 ribu orang per harinya," kata Kepala Humas Daerah Operasi (Daop) I Jabotabek, Akhmad Sujadi, Rabu (20/10).

Menurutnya puncak arus mudik akan terjadi pada H-2. "Tahun lalu pada H-2 mencapai 36 ribu orang, sekarang mungkin mencapai 38 ribu," kata Akhmad.

Untuk mengantisipasi penumpukan penumpang pada H-2 tersebut, PT KAI akan menaikan tarif pada tanggal 11 hingga 13 November. "Kenaikannya mencapai 30 persen," ujar Akhmad.

Ia mencontohkan, tarif untuk Anggrek dari Rp 260 ribu, mencapai Rp 300 ribu pada tanggal tersebut. Ia menyebutnya tarif khusus lebaran menggantikan sistem tarif batas atas-batas bawah.

Ia mengharapkan, dengan adanya pengaturan tarif ini penumpang bisa mengatur jadual keberangkatannya. Sehingga, KRL pun mampu menampung penumpang. "Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan waktu sebelum tanggal tersebut. Selain tarifnya murah, juga masih banyak kursi kosong," himbaunya.

Ia menjelaskan, PT KAI akan meningkatkan pelayanannya terhadap calon penumpang. Selain menambah gerbong, KAI Daop I akan menyediakan 49 unit lokomotif jenis CC 201 dan CC 203. Nantinya, hanya 45 unit lokomotif yang beroperasi. "Empat lainnya sebagai cadangan," kata Akhmad.

KAI juga memaksimalkan pelayanan pemesanan tiket dengan membukan pembelian tiket online di delapan stasiun, yaitu Stasiun Kota, Gambir, Juanda, Senen, Tanah Abang, Bekasi, Bogor dan Merak. Sistem online terbatas untuk pembelian tiket di seluruh daerah di Pulau Jawa saja. Dengan pelayanan online tersebut, penumpang dapat mengetahui jumpah tempat duduk yang masih tersisa.

Akhmad juga menjelaskan, KAI akan menyediakan pelayanan 25 persen kapasitas berdiri (non sit) dari total kapasitas tempat duduk di kelas bisnis. Untuk kelas ekonomi, pelayanan tanpa tempat duduk mencapai 50 persen. "Pemesanan tempat non sit oleh calon penumpang dapat dilakukan menjelang keberangkatan," katanya.

Ami Afriatni - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

16 Gerbong KRL Asal Jepang Siap Beroperasi
Merpati tawarkan Harga Khusus Ramadhan
Menkimpraswil: Mudik Tahun Ini Lebih Nyaman
Tiket Lebaran Garuda Solo-Jakarta Habis Terjual
Jelang Lebaran, PT KAI Siapkan 66 Jadwal Perjalanan
27 Titik di Pantura Jateng Rawan Kejahatan
BI Minta Pemerintah Jamin Distribusi Pasokan Bahan Pokok Selama Hari Raya
Tiket Kereta Api Angkutan Lebaran Masih Tersedia
Ormas Islam akan Adukan Praktik Maksiat ke Mabes Polri
Kenaikan Tarif Angkutan Lebaran Tak Sampai 10 Persen
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data