Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

PT Berlina Terbitkan Obligasi Senilai Rp 150 Miliar
Selasa, 19 Oktober 2004 | 13:49 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: PT Berlina Tbk,perusahaan industri kemasan plastik, akan menerbitkan obligasi Rp 150 miliar yang terdiri dari obligasi biasa Rp 75 miliar dan obligasi syariah Rp 75 miliar. Rencananya, obligasi ini akan dicatatkan di Bursa Efek Surabaya (BES) pada 16 Desember 2004.

Direktur utama PT Berlina, Antonius Hanifah Komala mengatakan, dana hasil obligasi ini akan digunakan untuk pengembangan usaha dan sekitar Rp 50 miliar digunakan membayar utang perseroan. Sedangkan dana hasil penerbitan obligasi syariah semuanya akan digunakan untuk pengembangan usaha.

Kedua obligasi ini memperoleh peringkat A dari Kasnic. Obligasi biasa terdiri dari syariah yang berjangka waktu tiga tahun dengan tingkat suku bunga 12,25-13 persen. Dan seri B yang berjangka waktu lima tahun dengan bunga 13,25-14 persen setiap tahunnya. Sedangkan, obligasi syariah jangka waktunya adalah lima tahun dengan cicilan komisi ijarah equivalen 13,25-14 persen.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi, PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas.

Antonius mengatakan, dana hasil obligasi akan digunakan untuk membeli mesin baru senilai Rp 53 miliar yang rencananya akan dikucurkan pada 2005. Tahap selanjutnya, perseroan akan menganggarkan dana sekitar Rp 26-27 miliar pada 2006 untuk melengkapi mesin baru di Pandaan, Jawa Timur, Tangerang, dan Cikarang. "Untuk tahun ini, kami sudah mengeluarkan biaya sebesar Rp 27 miliar tahun ini untuk pembelian tanah dan bangunan di Cikarang," kata dia.

Masih menurut Antonius, kinerja perseroan tahun ini meningkat signifikan. Hingga Agustus 2004 perseroan membutuhkan laba bersih Rp 9,8 miliar dengan laba usaha Rp 27,2 miliar. Pencapaian ini, sudah melebihi nilai yang sudah dicapai selama setahun pada 2003 lalu. Antonius menargetkan penjualan perseroan selama 2004 mencapai Rp 268 miliar dengan laba bersih Rp 18 miliar.

Yandi MR - Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Akan Menjual Obligasi Rp 3 Triliun
PLN Tawarkan Obligasi Sebesar Rp 1,5 Triliun
Pemprov DIY Tak Tertarik Terbitkan Obligasi
Riau Akan Bentuk Holding Untuk Penjualan Obligasi
Batas Wilayah Pemicu Konflik Antar Daerah
Pemerintah Pusat Tidak Menjamin Obligasi Daerah
Jatim Pesimis Terhadap Obligasi Daerah
Daerah Boleh Menerbitkan Surat Utang
Obligasi Negara Masih Menjadi Pilihan Investasi
Surat Utang Negara Laris Terjual
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 12 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas PP No. 45 Tahun 1995 Tentang Penyelenggaraan Kegiatan Di Bidang Pasar Modal
PP RI No. 11 Tahun 2004 Tentang Penjualan Saham Pada Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Adhi Karya
Kepres RI No. 87 Thn.2003 Tentang Tim Nasional Peningkatan Ekspor Dan Peningkatan Investasi
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data