|
Ekonomi Bisnis
Apersi: Menteri Perumahan Merupakan Komitmen SBY
Kamis, 14 Oktober 2004 | 18:37 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Umum Asosiasi Pengembang Rumah Sederhana Indonesia (Apersi) Fuad Zakaria mengatakan, menteri perumahan merupakan komitmen dari Presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono.
"SBY mendengarkan langsung suara rakyat yang membutuhkan rumah," kata Fuad di Jakarta, Kamis (14/10). Lagipula, kata dia, Yudhoyono menjadi presiden karena terpilih langsung oleh rakyat yang sebagian besar membutuhkan rumah.
Seperti diberitakan, hari ini Susilo menjelaskan akan menghidupkan kembali menteri perumahan ketika jumpa pers di rumahnya, Puri Cikeas Bogor. Dirinya tidak mau pengembang akan lebih membangun real estat daripada rumah rakyat.
Fuad belum mengetahui pasti apakah Susilo akan membentuk departemen atau kementerian perumahan. Ia berharap nantinya akan ada Departemen Perumahan sehingga mempunyai otoritas penuh pada sektor perumahan. "Punya pasukan teknis sendiri," ujarnya. Selain itu departemen mempunyai anggaran dan kebijakan mandiri.
Selama ini masalah perumahan ditangani oleh Direktur Jenderal Perumahan dan Permukiman di bawah Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah. Kebijakan dirjen harus mendapat persetujuan dari Menteri Kimparswil. "Itu pun kalau disetujui," tuturnya. Namun jika yang dibentuk nantinya kementerian, Fuad menuturkan paling tidak sudah mengalami peningkatan.
Mengenai figur yang menjabat menteri perumahan, Fuad menjelaskan, sebaiknya berasal dari kalangan profesional. Selama ini masalah perumahan belum mendapat perhatian penuh dari pemerintahan. Gerakan sejuta rumah yang dicanangkan Presiden Megawati tahun lalu sampai saat ini belum menunjukkan hasil yang maksimal.
Agriceli - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|