Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

Surat Utang Negara Laris Terjual
Selasa, 28 September 2004 | 16:16 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Surat utang negara yang dilelang pemerintah hari ini kembali laris terjual. Dalam lelang melalui sistem Bank Indonesia obligasi negara seri FR 0026 yang semula ditawarkan pemerintah sebesar Rp 2,5 trilliun kebanjiran penawaran hingga Rp 7,13 trilliun.

Menurut Kepala Biro Humas Departemen Keuangan, Maurin Sitorus, imbal untung (yield) terendah yang masuk dalam lelang itu sebesar 11 persen. Dan yield tertinggi yang masuk sebesar 12,25 persen.

Menteri Keuangan Boediono menetapkan yield tertinggi yang dimenangkan dalam lelang kali ini 11,3 persen dan terendah 11 persen. Sementara yield rata-rata pertimbang yang dimenangkan 11,21 persen.

Surat utang negara yang jatuh tempo pada 15 Oktober 2014 ini, mempunyai tingkat kupon 11 persen. Pembayaran kupon dilakukan setiap tanggal 15 April dan 15 Oktober. Para penawar yang dinyatakan menang dalam lelang ini harus membayar kewajibannya pada 31 September 2004.

Menurut Maurin, mengingat besarnya penawaran yang masuk, maka pemerintah menetapkan jumlah obligasi yang dijual kali ini sebesar Rp 3,75 trilliun. Pemerintah mengalokasikan Rp 3,58 trilliun untuk pemenang kompetitif dan Rp 168 milliar untuk pemenang non kompetitif.

Maurin mengatakan lelang obligasi berikutnya direncanakan pada tanggal 26 Oktober 2004.

Bagja Hidayat - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Obligasi Ketiga Sampoerna Tawarkan Bunga 10,59-10,84 Persen
PT Citatah Akan Terbitkan Obligasi Konversi
Pemerintah Setuju Alihkan Utang Merpati
Pemerintah Tinggal Selesaikan Teknis Pemberesan Aset BPPN
Dorodjatun: Pelaku Usaha Menunggu Hasil Pilpres II
Struktur Organisasi Departemen Keuangan Dirombak
Aset Properti PPA Akan Diverifikasi Final
Bunga Obligasi Indo Mobil Finance 9,5 - 12,25 Persen
Pemerintah Siapkan Dana Tunai Untuk Bayar Obligasi
Bulog: Obligasi PT Suba Indah Hanya Dibeli dengan Harga Wajar
> selengkapnya...


Referensi

Perjalanan BPPN dari Waktu ke Waktu
Status Pengutang BPPN
Profil Iwan Prawiranata
Profil Glen Yusuf
Keppres RI No. 17 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas Keppres No. 26 Tahun 1998 Tentang Jaminan Terhadap Kewajiban Pembayaran Bank Umum
Keppres RI No. 16 Tahun 2004 Tentang Pembentukan Tim Pemberesan Badan Penyehatan Perbankan Nasional
Keppres RI No. 3 Tahun 2004 Tentang Sistem Kepegawaian Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data