|
Ekonomi dan Bisnis
UKM Sumbang 56,7 Persen Total PDB
Kamis, 23 September 2004 | 15:21 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Selama 2003, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) serta Koperasi menyumbang total Produk Dometik Bruto (PDB) sebesar 56,7 persen atau senilai Rp. 1,013 trilliun. Demikian dikatakan Presiden Megawati saat menyampaikan pidato Presiden Republik Indonesia di depan Sidang Umum Majelis, di Jakarta, Kamis (23/9).
Selain nilai yang besar itu, UKM juga tercatat sebagai pemegang kredit macet terendah. Pada 2002, besar kredit macet UKM hanya mencapai 3,9 persen. Jika dibandingkan dengan tingkat kredit macet sektor perbankan yang mencapai 10,2 persen, jelas kredit macet UKM relatif kecil. "Diperlukan upaya membangkitkan sektor riil lewat pemberdayaan UKM. Langkah ini merupakan terobosan strategis karena dapat meningkatkan dan memperkuat dasar kehidupan perekonomian rakyat Indonesia," kata Presiden Megawati.
Megawati mengatakan, dalam pemerintahannya, pemberdayaan itu dikonsentrasikan dengan memanfaatkan lima potensi yang ada. Pertama, pengembangan UKM dengan menerapkan pola perpaduan antara tenaga kerja terdidik dan terampil dengan adopsi penerapan teknologi. Kedua, melalui perluasan sumber permodalan UKM. Ketiga, peningkatan kemudahan dalam pengelolaan usaha. "Seperti kasus kepemilikan tanah, ketersediaan bahan baku, teknologi, informasi pasar dan SDM," katanya.
Potensi yang keempat adalah dengan pengembangan usaha menengah yang kuat. Sebagai pilihan strategis yang dapat diandalkan mendukung proses industrialisasi. Dan yang terakhir, penyederhanaan prosedur pendaftaran usaha dan penyediaan insentif bagi usaha informal.
Muhammad Nafi - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|