Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Polis Asuransi Terorisme Meningkat
Jum'at, 17 September 2004 | 21:15 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia Frans Y. Sahusilawane menilai ada peningkatan elastisitas permintaan dari asuransi terorisme pasca bom Kuningan. Namun ia belum memastikan besaran peningkatan tersebut.

“Ke depan banyak ancaman bom yang terjadi di daerah perkantoran atau mal yang orang asingnya sedikit,” katanya saat konferensi pers di Media Center Bom Kuningan di Jakarta, Jumat (17/9).

Ia menambahkan, setelah bom Bali dan bom Marriott, pola ancaman yang berkembang tidak lagi tempat-tempat umum dan perumahan, di mana ada orang-orang asing terutama Amerika, Australia dan Inggris.

Ia mengungkapkan, sejak tahun 2002 industri asuransi telah membuat suatu pool untuk menampung risiko asuransi terorisme beranggotakan 46 perusahaan asuransi dari 102 perusahaan asuransi yang ada.

Sejak pool asuransi terorisme didirikan tahun 2002-2003, tambahnya, hanya ada 11 polis. Namun terjadi peningkatan signifikan di tahun 2003-2004 di mana terdapat 597 polis. “Trend sisi demand asuransi terorisme sangat elastis dengan keamanan dan harga asuransi,” ujar dia.

Ia menambahkan, setelah bom Bali (12 Oktober 2002) belum kelihatan perubahan permintaan di asuransi. Namun, setelah bom Marriott (5 Agustus 2003) jumlah demand-nya bertambah dari 11 menjadi 597.

Badriah - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Tiga Warga Diduga Orang Dekat Azhari Dilepas
Warga Banten Mirip Noor Din Dikabarkan Dibawa ke Mabes Polri
Kepolisian Daerah Jawa Timur Kejar Sulaiman
Karena Trauma, Korban Bom Kuningan Pindah Rumah
Detasemen 88 Periksa Lurah Dan Camat di Mataram
Polisi Temukan Dua Lokasi Terkait Kelompok Azahari
Polri Minta Maaf Kepada Korban Martinus dan Arman Syahputra
Bom Kuningan Hambat Hubungan Dagang Indonesia-Australia
Sejumlah Orang yang Dicurigai Terkait Azahari Ditangkap
Pasangan Mega-Hasyim Hadiri Malam Renungan Tragedi Bom Kuningan
> selengkapnya...


Referensi

Jenderal Laskar Istimata
Doktor Elmaut dari Johor
Yayasan Pulih yang Pulihkan Trauma
PP RI No. 63 Tahun 1999 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah No. 73 Tahun 1992 Tentang Penyelenggaraan Usaha Perasuransian
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data