Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Laksamana: Pemerintah Sedang Evaluasi Manajemen Pertamina
Senin, 02 Agustus 2004 | 19:36 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah saat ini sedang melakukan evaluasi terhadap manajemen termasuk direksi Pertamina. Hal ini diungkapkan Menteri Negara BUMN Laksamana Sukardi kepada wartawan di Jakarta, Senin (2/7).

Menurut Laksamana, masalah Pertamina adalah masalah yang cukup rumit, antara lain masalah subsidi dan restrukturisasi yang membutuhkan manajemen yang kompak dan transparansi yang tinggi. "Kalau memang ada masalah di bidang itu, dalam masa transisi ini pergantian direksi adalah hal yang wajar," ujarnya.

Dalam masalah penjualan tanker, Laksamana melihat adanya ketidakkompakan antar direksi. "Kalau ada gejolak seperti itu seharusnya direksi kompak dalam memberikan penjelasan kepada masyarakat," tambahnya.

Meskipun tidak menyebutkan kapan tepatnya pergantian tersebut dilaksanakan, Laksamana berjanji akan mengumumkan ke publik jika pergantian tersebut benar terjadi. "Saya tidak mau kasih tahu nama, tunggu saja. Sabar, kita sedang lakukan evaluasi," tegasnya.

Laksamana mengungkapkan bahwa masalah pergantian direksi Pertamina itu adalah masalah biasa. "Jika dianggap efektif ya diganti, ini masalah nasib orang, jangan sembarangan ngomong," ujarnya.

Ketika ditanya apakah dalam pergantian mendatang, dirinya terhitung yang harus mundur, Laksamana tidak bersedia berkomentar. "Kita lihat nanti lah," ujarnya. Menurut dia, kedudukannya sebagai komisaris Pertamina hanya pada masa transisi Pertamina ke bentuk perseroan.

Mawar Kusuma/Irene - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Ratusan Daerah Di Palembang Rawan Langka Minyak
GPI Tuntut KPK Periksa Laksamana
Rupiah Melemah Karena Impor dengan Dolar
Laksamana Tetap Menjabat Komisaris Pertamina
Pemerintah Minta Dividen 50 Persen dari PT Telkom
Investor Minati Saham Merpati
Pertamina Minta Pencairan Dana Subsidi BBM
Pemerintah Akan Bangun 150 SPBU Nelayan Tahun Ini
"Pemerintah Terpaksa Bayar Klaim KBC"
Boediono: Pertamina Belum Perlu Jual Aset
> selengkapnya...


Referensi

UU RI No. 22 Tahun 2001 Tentang Migas
Keppres RI No. 166 Tahun 1999 Tentang Tim Restrukturisasi dan Rehabilitasi PT. ( Persero ) Perusahaan listrik Negara
PP RI No. 56 Tahun 1999 Tentang Penjualan Saham Milik Negara RI Pada PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk.
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< August,2004>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data