Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Dana Nasabah BDB dan Asiatic Dibayar Pekan Depan
Jum'at, 14 Mei 2004 | 14:14 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: PT Bank Negara Indonesia Tbk, akan membayar dana nasabah Bank Asiatic dan Bank Dagang Bali cabang Jakarta Senin (17/5) pekan depan. Sementara, dana nasabah kedua bank yang dilikuidasi itu yang berada di luar Jakarta akan dibayar mulai Rabu (19/5). Dana yang akan dibayar tersebut berupa tabungan, giro, dan setoran jaminan.

Unit Pelaksana Penjaminan Pemerintah (UP3) mengumumkan pembayaran tahap akhir tersebut, Jumat (14/5), setelah menerima laporan verifikasi dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Senin lalu. Menurut Ketua UP3, Isa Rachmat Arwata, ada penambahan rekening Bank Asiatic yang telah diverifikasi. Dari 1.061 rekening tabungan, dari tahap pertama dinyatakan 903 memenuhi syarat penjaminan dengan total Rp 9,3 miliar. Sedangkan, tahap kedua yang memenuhi syarat dan akan dibayar sebanyak 31 rekening dengan nilai total Rp 10,4 miliar. Sementara untuk giro berjumlah 369 rekening dengan nilai total Rp 7,1 miliar.

Isa menambahkan, rekening tabungan di Bank Dagang Bali bertambah 229 rekening dengan nilai Rp 3,96 miliar. Tabungan giro sebanyak 316 rekening, yang terdiri dari 314 rekening giro rupiah senilai Rp 11,72 miliar dan dua giro dolar senilai US$ 3.669,35. Sementara untuk setoran jaminan yang dinyatakan akan dibayar berjumlah Rp 40 juta.

Saat melakukan verifikasi, BPKP menerima 2.308 rekening dana pihak ketiga Bank Asiatic dan 154.557 rekening dana pihak ketiga Bank Dagang Bali. Sebanyak 2.268 rekening Bank Asiatic telah selesai diverifikasi dan sisanya sebanyak 40 rekening dinyatakan bersaldo nihil. Untuk Bank Dagang Bali, rekening yang selesai diverifikasi sebanyak 120.553 rekening dan 34.004 rekening bersaldo nihil.

Menurut Isa, dalam memeriksa rekening-rekening tersebut BPKP mengklasifikasikannya kedalam empat kelompok, yaitu dijamin, tidak dijamin, belum dapat disimpulkan, dan belum dapat diverifikasi. Rekening yang dikategorikan tidak dijamin merupakan rekening yang dimiliki oleh pihak berkait dengan dua bank. Rekening yang belum dapat disimpulkan adalah rekening yang dimiliki oleh nasabah sekaligus menjadi debitur bank atau tidak dilengkapi dengan dokumen pendukung. Sedangkan rekening yang belum dapat diverifikasi adalah rekening yang tidak dilengkapi tandatangan nasabah dan kartu identitas nasabah.

Bagi nasabah yang rekeningnya dinyatakan akan dibayar, bisa melihat pengumumannya disetiap cabang Bank Asiatic dan Bank Dagang Bali.

Khusus untuk deposito, kata Isa, hingga saat ini belum bisa dibayarkan. "Karena verifikasinya termasuk ke dalam kewajian bank yang belum dapat disimpulkan," katanya. pemerintah akan mengklarifikasi sejumlah rekening deposito ini ke Bank Indonesia dan menelitinya.

Bagja Hidayat - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

BI Minta Penggabungan BNI Terbuka
PPA Minta BNI Akuisisi Bank Permata
Bank Permata Gembira dengan "Pinangan" BNI
Polisi Cabut Status Tersangka Pemilik Bank Asiatic
John Hamenda Diserahkan ke Kejaksaan
Polisi Limpahkan Kembali Berkas Adrian Woworuntu
Polri Minta Pendapat Dua Ahli Terkait Adrian
Realisasi Keuntungan BNI Berkurang Terkait Pencadangan Kasus L/C
BNI Akan Terbitkan Sub Debt Sebelum Rights Issue Dan Divestasi
Tiga Tersangka Kasus BNI Pindah Tahanan
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2004>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data