Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Deperindag Siapkan Data Industri Tekstil Bagi Perbankan
08 April 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta: Departemen Perindustrian dan Perdagangan tengah menyiapkan data-data yang dibutuhkan perbankan untuk membantu industri tekstil. Setidaknya dalam pertemuan sebelumnya antara Deperindag dan kalangan perbankan Jumat (2/4), perwakilan empat bank pemerintah yang diundang yaitu Bank Negara Indonesia, Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia dan Bank Ekspor Indonesia telah sepakat untuk membantu industri tekstil dan produk tekstil (TPT) dalam bentuk kucuran dana.

“Sekarang kami tengah menyiapkan data yang dibutuhkan,” kata Direktur Industri Tekstil dan Produk Tekstil Deperindag Luky Hartini ketika dihubungi Tempo News Room, Kamis (8/4). Sebelumnya perbankan memang meminta Deperindag untuk menyiapkan data mengenai industri TPT yang telah diklasifikasikan berdasarkan kebutuhan kreditnya.

“Siapa saja yang butuh kredit, apakah untuk capital work atau untuk restrukturisasi mesin tekstil,” kata dia. Informasi ini disertai data apakah industri tersebut sudah pernah mendapat kredit sebelumnya, dan kalaupun sudah mengajukan mengapa permohonannya belum disetujui. “Informasi ini sangat penting bagi perbankan untuk mengetahui apakah industri itu memenuhi syarat bank untuk mendapat kredit. Termasuk apakah mereka mampu mengembalikannya,” kata dia.

Pemerintah memang sangat berharap dapat memfasilitasi kerjasama perbankan dengan industri TPT. Meskipun banyak juga industri lain yang perlu dibantu, TPT menjadi sangat krusial untuk dibantu mengingat selama ini sudah jauh tertinggal dibanding Cina, Vietnam ataupun Taiwan. Apalagi akhir tahun ini industri TPT akan menghadapi berakhirnya kuota tekstil.

Sedianya, pertemuan lanjutan antara perbankan dengan Deperindag akan berlangsung kembali minggu ini. “Tapi karena minggu ini hari kerja aktif hanya tiga hari, kemungkinannya pertemuan baru akan berlangsung minggu depan,” kata Luky. Namun ia belum bisa menetapkan waktu pastinya, karena harus mengkonfirmasi kembali kepada perwakilan empat bank itu.

Pertemuan minggu depan itu memang masih melibatkan Deperindag dengan perbankan, belum mengundang industri TPT secara langsung. Agenda utamanya adalah pembicaraan soal skema pembiayaan termasuk syarat-syarat yang diajukan bank bagi industri yang layak mendapat pinjaman. Berbeda dengan pertemuan sebelumnya, kalangan perbankan akan diwakili dua orang untuk masing-masing bank yang berasal dari bagian pengucuran kredit tekstil.

Anastasya Andriarti - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

PN Bekasi Kabulkan Eksepsi PT Katolec
Menperindag: Bea Masuk Garmen Naik 100%
Pertumbuhan Ekonomi Tinggi, Ekspor Garmen Lesu
API Targetkan Peningkatan Produksi 15% per Tahun

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data