|
Ekbis
Telkom akan Rasionalisasi Karyawan
17 Maret 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta: Telkom masih akan merampingkan jumlah karyawan yang sekarang mencapai 32 ribu, hingga 2010. Perampingan ini sejalan dengan berkembangnya teknologi dan persaingan dengan perusahaan lain.
Direktur Sumber Daya Manusia dan Pendukung Telkom Woeryanto Soeradji tidak mengatakan secara pasti jumlah karyawan yang akan dikurangi. "Hampir sama seperti jumlah karyawan di Telkomsel," katanya di Jakarta, Rabu (17/3).
Telkomsel saat ini mempunyai 2500 karyawan dengan pelanggan 10 juta. Sedangkan Telkom, dengan karyawan 32 ribu, hanya berpelanggan 8 juta. "Masak mau buka pabrik sabun," katanya.
Jika Telkom mau berekspansi ke bidang lain, berarti keluar dari visi dan misi. Woeryanto mengatakan visi dan misi Telkom merupakan informasi dan telekomunikasidan bidang-bidang yang mirip dengan telekomunikasi. Ia mencontohkan telepon yang akan diversifikasi dengan bidang internet adalah bagian Telkom.
Jika dilihat dari kompetensi karyawan harus dilihat keterampilan dan perilakunya. “Masak yang dulu menangani kabel dan tembaga harus pindah ke internet," ujarnya.
Jika ekspansi bisnis tidak meningkat, maka Telkom akan memilih pensiun dini bagi karyawannya. "Tapi sifatnya sukarela," katanya. Telkom sendiri tidak akan memberi kompensansi besar, tapi mereka disalurkan ke perusahaan yang bisa menampung karyawan Telkom. Namun, sepanjang Telkom masih mempunyai dana masih akan terus menampung karyawannya. "Tergantung kemampuan perusahaan," katanya.
Agriceli – Tempo News Room
|