|
Ekonomi Bisnis
Hasil Penerbitan Saham BNI untuk Investasi IT
01 Maret 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta: Dana hasil penerbitan saham baru PT Bank Negara Indonesia Tbk senilai Rp 1 triliun diprioritaskan untuk investasi di bidang tekhnologi informasi. "Tekhnologi informasi di BNI harus segera diup grade disesuaikan dengan kapasitas BNI," kata Komisaris PT Bank Negara Indonesia Tbk. Dradjat Wibowo pada pers di Gedung Bursa Efek Jakarta, Senin (1/3) siang.
Selain rencana penerbitan saham baru, BNI juga akan melaksanakan 30 persen secondary offering pada
tahun ini. Dana hasil secondery offering akan masuk ke kas negara.
Ia menjelaskan, saat ini rencana tersebut dalam proses seleksi dan mencari calon investor. "Kami berharap
proses nantinya dilakukan secara transparan. Pola dan timingnya bisa seperti BRI," kata Dradjat. Dia menilai waktu pelaksanaan adalah hal yang krusial. Dia berharap pelaksanaannya tidak bersamaan dengan kampanye dan pemilu.
Namun, ia tidak mempersoalkan jika dua rencana, baik penerbitan saham baru maupun secondary offering
dilakukan secara bersamaan atau bertahap. "Apakah bersamaan, atau bertahap, semua masih dalam penggodokan, tapi timing menurut saya sangat krusial," tandasnya.
Fitri Oktarini - Tempo News Room
|