|
Ekonomi Bisnis
Laba Rugi Bank Lippo Mungkin Saja Direkayasa
28 Januari 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta: Direksi Bank Lippo, telah mengumumkan laporan keuangannya per-Desember 2003 dan mengalami kerugian senilai Rp 515,9 miliar. "Apakah ada kemungkinan diturunkan dulu melalui kerugian direkayasa secara finansial. Itu sangat mungkin," kata Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional, Kwik Kian Gie, usai peluncuran "Cetak Biru Pengadilan Niaga dan Tindak Pidana Korupsi" di Gedung Bappenas, Jakarta, Rabu (28/1).
Di Indonesia, kata dia, praktek penggorengan saham untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya sangat lumrah terjadi. "Praktek seperti itu dari dulu hingga sekarang selalu terjadi," kata Kwik. BPPN sebagai pemilik saham mayoritas, lanjut dia, harus memberikan penjelasan mengenai kerugian ini. "Kalaupun dia tidak bisa menjelaskan turunnya harga di bursa, ia (BPPN) harus memberikan gambaran kondisi sebenarnya bank itu.
Kwik menilai, BPPN tidak meneliti satu persatu perusahaan yang dikelolanya. Namun demikian, tambahnya, bukan berarti saham Bank Lippo tidak diminati oleh investor. "Bank rugi tidak berarti tidak ada harganya," katanya. Ia juga menyatakan, masih ada kemungkinan pemilik saham lama Bank Lippo akan kembali.
Yandi M. Rofiandi - Tempo News Room
|