Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Pemerintah Belum Tahu Dampak Flu Burung Terhadap Pasar
27 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menko Perekonomian Dorodjatun Kuntjoro Jakti menyatakan belum mengetahui dampak wabah flu burung terhadap pasar. "Saya belum tahu karena peristiwa ini baru terjadi beberapa hari," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (27/1).

Menurut Dorodjatun, masalah wabah flu burung ini masih berjalan di seluruh Asia. Namun, perhatian utama tetap ditujukan terhadap Thailand karena merupakan negara pertama yang terkena wabah tersebut.

Menurut dia, sudah ada tindakan cepat dari pasar bersama Eropa. Selain itu ada usulan dari Thailand untuk mengadakan rapat darurat bagi negara-negara di Asia Tenggara.

Indonesia, kata Dorodjatun, juga sudah terkena wabah ini. Laporan yang telah masuk kebanyakan dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Untuk provinsi-provinsi lain pengaruhnya belum serius.

Meluasnya wabah ini, kata Dorodjatun, bisa diatasi dengan dua alternatif, yaitu membunuh hewan yang terkena atau memberi vaksinasi jika masih bisa ditolong.

Sementara Menteri Pariwisata I Gede Ardika menyatakan bahwa wabah flu burung hingga saat ini belum mempengaruhi pariwisata di Indonesia.

"Sejauh ini tidak ada pengaruh yang masuk ke tempat saya. Belum ada pembatalan kedatangan wisatawan gara-gara flu burung," ujarnya.

Menurut Ardika, sejauh berita yang ia terima, flu burung tersebut tidak menular ke manusia. "Mudah-mudahan berita ini benar," ujarnya. Ia juga mengharapkan masalah flu burung ini cepat selesai.

Mawar Kusuma - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

LSM: Pemerintah Terkesan Menutupi Wabah Flu Burung
Sutiyoso Intruksikan Dinas Kesehatan Cek Flu Burung
Pemerintah Tes Serum untuk Antisipasi Flu Burung

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data