Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Industri Komponen Otomotif Diprediksi Berkembang
27 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta:Industri komponen otomotif kemungkinan besar akan terus tumbuh pada tahun ini. Salah satu pendorongnya adalah bermunculannya mobil-mobil dengan harga murah di pasaran.

"Kalau otomotifnya berkembang, tidak hanya layanan purna jual, tentu industri komponennya akan banyak dicari orang," kata Agus Tjahajana, Direktur Industri dan Dagang Kecil Menengah, di kantornya, Selasa (27/1).

Agus mencontohkan, hampir 90 persen komponen sepeda motor merupakan buatan dalam negeri, kecuali untuk bagian-bagian penting. Dengan semakin banyaknya produk otomotif murah di lempar ke pasaran, tambahnya, angka penjualan otomotif baik sepeda motor dan mobil akan meningkat dan sekaligus menjadi peluang bagi industri komponen.

Tahun ini angka penjualan sepeda motor diprediksi mencapai 3,5 juta unit. Target ini melebihi angka penjualan tahun lalu sekitar 2,8 juta unit. Untuk kendaraan roda empat tahun ini ditargetkan mencapai penjualan 370 ribu unit dari tahun sebelumnya 340 ribu unit.

Menurut Agus, yang perlu diperhatikan adalah bagaimana usaha kecil menengah (UKM) menyikapi perubahan yang ada. "Sekarang ini perubahan model otomotif berlangsung sangat cepat sekali," jelas dia. Padahal, sekali membuat contoh komponen yang akan dipasok, biayanya mahal.

Untuk itu, kata Agus, pihaknya sangat memperhatikan siklus perubahan teknologi di dunia otomotif. Jika sudah memahami pola perubahan teknologi, Departemen Perindustrian dan Perdagangan (Deperindag) baru akan mencocokkan dengan kemampuan SDM yang ada.

Deperindag sendiri berupaya mengembangkan potensi UKM yang ada, di antaranya hari ini bekerja sama dengan Yayasan Dharma Bhakti Astra serta PT Astra Mitra Ventura mengadakan acara temu bisnis dan pameran industri pendukung komponen otomotif.

"Harapannya, pelaku industri komponen, khususnya UKM, mengetahui peluang-peluang yang ada," kata Agus. Selain itu, ke depan, pihaknya menginginkan terbangun sebuah jaringan kemitraan antara industri otomotif dengan industri komponen yang memasok kebutuhan mereka.

Pameran ini diikuti oleh 25 perusahaan industri komponen otomotif skala besar dan menengah yang sedang mencari para pemasok untuk mengerjakan order komponen yang dibutuhkan.

Anastasya Andriarti - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Menperindag Minta SK Impor Baja Diperjelas
Balai Karantina: Rekomendasi Kami 11 Kontainer
Rini Minta Pengusaha Tekstil Benahi Industrinya
Klinik Desain Deperindag Hasilkan 600 Merek UKM
APDAMINDO Akan Ajukan Judicial Review

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data