|
Ekonomi Bisnis
Dana Reksa Targetkan Rp 9 Triliun Dana Kelolaan
20 Januari 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Dana Reksa Investment Management menargetkan bisa mencapai dana kelolaan nasabah hingga akhir tahun 2004 senilai Rp 8-9 triliun. Untuk semester I tahun 2004 ini target yang akan dicapai sebesar Rp 7 triliun.
"Januari 2004 saja kami sudah mengelola dana Rp 6,2 triliun," kata Direktur Utama PT Dana Reksa Investment Management, Muhammad Hanif, di Jakarta, dalam acara penandatanganan kerjasama pemasaran reksa dana antara PT Dana Reksa Investment Management dengan PT Bank Commonwealth, Selasa (20/1).
Sampai saat ini PT Dana Reksa sudah mengelola 16 produk reksa dana dengan kontribusi terbesar dari reksa dana pendapatan tetap. Hanif memprediksikan tahun 2004 ini produk-produk reksa dana pendapatan tetap akan terus mengalami peningkatan.
Dengan asumsi suku bunga Bank Indonesia terus menurun karena membaiknya inflasi, maka reksa dana pendapatan tetap menjadi alternatif investor untuk mendapatkan keuntungan yang tinggi dibanding deposito.
Upaya PT Dana Reksa untuk memasarkan produknya antara lain dengan menggandeng Bank Commonwealth. Hal ini dilakukan karena mereka memiliki kesamaan karakteristik konsumen. Keduanya tidak mengejar volume penjualan, namun menginginkan fungsi edukasi bagi calon nasabah, karena banyaknya calon nasabah reksa dana yang memiliki dana besar dan menginginkan keuntungan yang tinggi tidak mengetahui risiko berinvestasi di reksa dana.
Melalui Bank Commonwealth, produk-produk reksa dana yang akan dipasarkan, antara lain Seruni Pasar Uang, Dana Tetap Optima, Reksa Dana Anggrek, Reksa Dana Mawar, dan Reksa Dana Melati.
Khusus untuk Reksa Dana Mawar, di mana jenis Reksa Dana yang ditawarkan adalah saham, PT Dana Reksa memprediksikan sepanjang tahun 2004 ini bisa menjual lebih dari tahun lalu dikarenakan meningkatnya pasar saham.
Hanif mencontohkan, sampai November 2003 saja PT Dana Reksa sudah mengelola Reksa Dana Mawar Rp 14 miliar, sedangkan pada Januari 2004 ini nilainya sudah meningkat menjadi sekitar Rp 36 milyar.
Sementara itu, Bank Commonwealth menargetkan bisa mengelola dana dari invstasi reksa dana sebanyak Rp 3-4 triliun. Titik angka ini meningkat sebanyak 100 persen dari dana kelolaan mereka yang sampai 2003 mencapai Rp 2 triliun. Sudah 10 manajer investasi yang memasarkan produknya di Bank Commonwealth.
Tak jauh berbeda dengan pernyataan Direktur Utama Dana Investment Management, Direktur Consumer Banking Bank Commomwealth Preditha Dewi mengasumsikan penurunan suku bunga menjadikan pasar saham menjadi alternatif investor untuk mendapatkan keuntungan.
Fitri Oktarini - Tempo News Room
|