|
Pertumbuhan Ekonomi 2004 Diharapkan 4,8 Persen
19 Januari 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2004 diharapkan lebih besar dari tahun 2003, yaitu sebesar 4,8 persen. Membaiknya kondisi makro ekonomi tahun 2003 menjadi landasan yang kuat untuk pertumbuhan ekonomi sebesar itu tahun depan. Demikian dikatakan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Dorodjatun Kuntjoro-Djakti pada acara "Sosialisasi Pelaksanaan Kebijakan Visa on Arrival dan Pemilu 2004", Senin (19/1), di Jakarta.
Menurut Dorodjatun, peluang membaiknya pertumbuhan ekonomi Indonesia antara lain juga didukung adanya faktor eksternal, yaitu kenaikan pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan 3,2 persen pada tahun 2003 menjadi 4,1 persen pada tahun 2004. Selain itu, volume perdagangan dunia yang diperkirakan meningkat dari 4,2 persen pada tahun 2003 menjadi 6,1 persen pada tahun 2004.
Pendapatan dalam negeri tahun 2004 dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 349,3 triliun, sedangkan dari hibah sebesar Rp 0,6 triliun. Surplus maupun defisit diperkirakan sebesar -24,4 atau -1,2 persen terhadap pendapatan domestik bruto.
Dorodjatun mengatakan, upaya meningkatkan kinerja ekonomi pada tahun ini lebih ditekankan pada perbaikan fundamental ekonomi dan kepercayaan masyarakat. Khusus mengenai kebijakan APBN 2004, diarahkan untuk menyehatkan APBN dengan cara mengurangi defisit anggaran. Hal ini dilakukan dengan cara pengurangan subsidi dan pinjaman luar negeri, serta peningkatan penerimaan melalui perpajakan dan penghematan pengeluaran.
Maria Ulfah - Tempo News Room
|