Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Menteri Asean Bahas Percepatan Integrasi Ekonomi
19 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Yogyakarta: Para menteri ekonomi se-kawasan Asean membahas upaya penanganan percepatan integrasi ekonomi Asean. Integrasi ekonomi tersebut diutamakan pada 11 sektor. Hasil pembicaraan informal para menteri ekonomi Asean ini nantinya akan dibawa pada pertemuan formal yang rencananya digelar September 2004 nanti di Indonesia.

Pertemuan tingkat menteri ekonomi Asean itu berlangsung Senin-Selasa (19-20/1) di Hyatt Hotel Yogyakarta. Hadir dalam pertemuan itu Rini Soewandi (Indonesia), Sekretariat Asean Mr. Ong Keng Yong, Menteri Eknomi Kamboja Mr. Cham Prasidh, Dato Abdul Rahman (Brunei), Mr. Soulivong Daravong (Laos), Mr. Kyaw Thu (Myanmar), Wattana Muangsook (Thailand), Cesar VA Purisima (Philipina), Troung Dinh Tuyen (Vietnam) dan BG George Yeo (singapura).

Pertemuan tersebut juga dihadiri Komisioner Uni Eropa Mr. Pascal Lamy. Kehadiran komisioner Uni Eropa ini, sekaligus dijadikan wadah konsultasi untuk percepatan ekonomi di kawasan Asean. "Kami di sini untuk sama-sama membicarakan bagaimana pengembangan ekonomi di kawasan Asean. Berbagai langkah dan strategi kita bicarakan di sini," kata Rini M.S. Soewandi kepada wartawan di sela-sela acara pertemuan itu.

Dikatakan, kehadiran komisioner Uni Eropa diharapkan bisa menjadi mitra dalam pembahasan pengembangan ekonomi. Ke depan, kata dia, kerja sama ekonomi dan perdagangan antara Asean dan Uni Eropa diharapkan bisa terwujud melalui pendekatan transregional Uni Eropa-Asean.

Pada Deklarasi Bali II yang dikenal dengan Bali Concord II, para kepala negara Asean telah menandatangani kesepakatan percepatan integrasi melalui kerjasama di 11 sektor yang diprioritaskan. Bali Concord II yang digelar pada 7-8 Oktober 2003 lalu, juga menugaskan sejumlah negara Asean menjadi koordinator pembahasannya.

Dalam bali Concord II itu, Indonesia ditugaskan untuk menjadi koordinator sektor otomotif dan produk berbasis kayu. Malaysia untuk produk tekstil dan karet, Myanmar untuk produk berbasis agro dan perikanan, Philipina untuk elektronik, Singapura untuk Asean E-commerce dan produk kesehetan serta penerbangan dan turis oleh Thailand.

Syaiful Amin - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data