Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

Penjaminan Dana Nasabah Tidak Akan Dinaikkan
16 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah memastikan tidak akan menaikkan dana nasabah di bank yang akan dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), sesuai dengan Rancangan Undang Undang (RUU) LPS maksimum sebesar Rp. 100 juta. "Jumlah itu sudah terlalu tinggi dibanding dana penjaminan pemerintah di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat dan Filipina. Kalau dinaikkan, kita akan aneh sendiri," kata Darmin Nasution, Direktur Jenderal Lembaga Keuangan Departemen Keuangan, di Jakarta, Jumat (16/1).

Dalam situasi ekonomi normal, kata Darmin, dana sebesar Rp. 100 juta merupakan batas penjaminan. Pertanyaannya, saat ini kondisi ekonomi Indonesia normal atau tidak? Menurut Darmin, kalaupun ada keinginan mengubah jumlah dana yang dijamin itu, itu kewenangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). "Pembahasan DPR itu butuh waktu lama, sebelum menyimpulkan penetapan jumlah dana nasabah yang akan dijamin," kata Darmin. Selain itu, kata Darmin, modal awal LPS sebesar Rp. 4 triliun juga tidak akan dinaikkan. Jumlah itu dianggap sudah cukup sebagai modal awal pembentukan LPS.

Dalam amandemen UU Bank Indonesia nomor 23/1999, pemerintah dan DPR sepakat menunda pembentukan LPS pada 2010. Rencananya, LPS akan menjadi lembaga pengganti Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) yang akan ditutup pada 27 Februari 2004. Sebelum terbentuk LPS, fungsi BPPN akan digantikan oleh Unit Pelaksana Penjaminan Pemerintah. Sementara, aset BPPN yang tersisa sebesar Rp. 43 triliun akan dikelola oleh satu perusahaan induk di bawah Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Bagja Hidayat - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Polri Akan Periksa Pejabat BPPN dan BI
Presdir BII Orang Temasek
Konsorsium Sorak Pemilik BII
Pemerintah akan Perketat Pengawasan Perbankan
Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Kredit 20 Persen

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data