Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Kadin Minta Pemerintah Fokus pada Ekonomi Mikro
13 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia Aburizal Bakrie meminta pemerintah fokus pada pembangunan ekonomi mikro tahun ini. Upaya peningkatan kinerja ekonomi riil ini, diharapkan dapat menyediakan lapangan kerja bagi banyaknya pengangguran.

Seperti yang dipaparkan Ical, panggilan akrab Aburizal, kepada wartawan di kantornya, Selasa (13/1), meskipun banyak sekali kemajuan ekonomi makro yang dicatat Indonesia 2003, bisa dibilang untuk mikro tidak banyak yang bergerak. "Dunia usaha sulit bersaing karena ongkos-ongkos tidak resmi banyak yang membebani," kata dia.

Pihaknya berharap pemerintah segera menghentikan korupsi, kolusi dan nepotisme untuk mengurangi ekonomi biaya tinggi. Menurut Ical, dunia usaha yang selama ini menjalankan program ekonomi pemerintah akan siap mendukung segala upaya pemerintah. "Terutama bidang pendidikan dan kesehatan," kata dia.

Untuk itu, Kadin akan menyelenggarakan business forum sebagai media untuk mengetahui pandangan pemimpin regional terhadap ekonomi mendatang. "Sehingga Indonesia bisa bersiap," kata dia.

Business Forum itu akan diselenggarakan 17-18 Februari mendatang, sebelum Munas IV Kadin 19-20 Februari. Akan hadir sebagai pembicara, Perdana Menteri Thailand Y.M. Thaksin Shinawatra, dan mantan Perdana Menteri Malaysia Dr. Mahathir Muhamad.

Fokus tema Munas mendatang adalah perluasan tenaga kerja. Sebab selama tiga tahun terakhir pertumbuhan ekonomi nyaris tak bergerak di kisaran 4 persen. Padahal setiap tahunnya ada pertambahan angkatan kerja sebanyak 2 juta orang. Pertumbuhan ekonomi itu tidak sanggup mengikuti lajunya pertambahan angkatan kerja.

Anastasya Andriarti - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Kadin Keberatan Petugas Pajak Diberi Kewenangan Menangkap
Kadin Sepakati Anti Suap Dengan IMM
Pengusaha Banten Tolak Keppres 80/2003
Kadin Dorong Pengusaha Kecil Masuk ke Cina
Kadin Berupaya Optimalkan Investasi Cina di Indonesia

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data