Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

BPK: Ada Penyimpangan Tindak Pidana di Rekening 502
08 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Satrio Budiharjo Joedono menyatakan dalam kasus penyimpangan rekening 502 yang terjadi adalah penyimpangan administratif dan penyimpangan yang diduga merupakan tindak pidana.

Walaupun demikian, Joedono tidak bisa menyatakan seberapa besar dugaan penyimpangan tindak pidana tersebut ditemukan di Bank Indonesia atau di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). “Yang jelas, ada di keduanya,” katanya usai acara perayaan ulang tahun BPK di Jakarta, Kamis (8/1) siang.

Menurut Billy, BPK tidak mencantumkan pernyataan adanya sangkaan tindak pidana tersebut dalam laporan yang diserahkan kepada DPR. “Kita memang tidak menyatakan secara khusus, ini yang administratif dan ini yang bukan, karena itu secara hukum merupakan wewenang polisi,” ujarnya.

BPK sendiri, kata Billy, siap membantu pihak kepolisian untuk memberikan data yang diperlukan dalam proses penyelidikan rekening 502 tersebut, karena penyelidikan ini merupakan prakarsa polisi. “Jadi sekarang kita cuma rajin mengikuti beritanya di media,” katanya sambil tersenyum.

Billy juga mengakui selama ini penyimpangan yang ditemukan BPK hanya merupakan penyimpangan administratif dan bukan merupakan sangkaan tindak pidana. “Jadi bukan kejahatan, cuma pencatatannya amburadul,” ujarnya.

Untuk itulah, menurut Billy, pihaknya kerap berhati-hati ketika hendak menyimpulkan apakah suatu penyimpangan bisa dikategorikan masuk sebagai penyimpangan tindak pidana. “Diperlukan audit yang lebih teliti lagi,” katanya.

Amal Ihsan — Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

BPK Minta Duplikasi Fungsi BPKP Diselesaikan
BPK Sudah Selesai Lakukan Audit Kinerja BPPN
Rekening Menkeu di Bank Indonesia bukan 130 tapi 185 buah
BPKP Telah Diminta Periksa Semua Rekening Pemerintah
BPK Temukan 130 Rekening Menkeu di BI

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data