|
Lingkungan
Riau Ingin Hidupkan Lagi Ekspor Pasir Laut
08 Januari 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta: Masih terbuka kemungkinan penambangan kembali pasir laut untuk diekspor ke Singapura. Terutama bagi daerah-daerah yang secara ekonomis masih memungkinkan untuk dikelola. "Secara ekonomi penambangan pasir laut menguntungkan banyak pihak. Kalau tidak mengganggu biota laut dan ekosistem, kenapa tidak?" kata Rusli Zainal, Gubernur Provinsi Riau, usai bertemu Wakil Presiden Hamzah Haz di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (8/1).
Pemerintah daerah (Pemda) Riau, kata Rusli, memiliki komitmen untuk mengawasi dan menekan tiap dampak lingkungan yang diakibatkan kegiatan usaha itu, termasuk mengatasi illegal logging. "Tapi juga menjadi tanggungjawab pemerintah pusat," katanya. Sayangnya, ketika ditanya soal rekomendasi dari analisis mengenai dampak lingkungan penambangan pasir laut, Rusli hanya bisa berkata, "nanti kita buka-buka lagi".
Seperti diketahui, pemerintah memutuskan menghentikan semua usaha penambangan dan ekspor pasir laut ke Singapura, lantaran menyebabkan kerusakan ekosistem dan biota laut.
Sapto Pradityo - Tempo News Room
|