Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

Bea Cukai Loloskan Daging Sapi Asal AS
07 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta: Disaat pemerintah mengingatkan masyarakat untuk sementara berhati-hati dengan daging sapi impor dari Amerika Serikat, justru Direktorat Jenderal Bea dan Cukai meloloskan 48 kontainer daging sapi impor dari Amerika Serikat itu. "Daging itu diloloskan awal Januari lalu lewat pelabuhan Tanjung Priok," kata Eddy Abdurrahman, Dirjen Bea Cukai, di Jakarta, Rabu (7/1).

Daging impor tiba di Tanjung Priok sebelum 24 Desember 2003. Kemudian, petugas pelabuhan menahan daging-daging sapi itu untuk diteliti balai karantina. Peredaran daging itu pun sempat ditunda, lantaran virus sapi gila yang merebak di Amerika Serikat. Hingga pada 29 Desember 2003, secara resmi Bea Cukai yang bekerja sama dengan Departemen Pertanian menetapkan, sejak 24 Desember 2003 pemerintah menghentikan daging sapi yang berasal dari Amerika. Tapi, ternyata Bea Cukai tetap saja meloloskan daging sapi impor dari Amerika Serikat itu. "Karena 48 kontainer daging itu datang sebelum 24 Desember, kami loloskan," kata Eddy.

Pelolosan itu, kata Eddy, adalah keputusan yang diambil petugas pelabuhan dan Bea Cukai atas rekomendasi balai karantina yang tidak menemukan virus sapi gila di daging-daging impor itu. Alhasil, saat ini daging-daging itu sudah tersebar di pasar dan supermarket Jakarta. "Sampai saat ini, kami belum menemukan daging sapi yang terindikasi terkena virus sapi gila. Indonesia adalah negara yang ditetapkan sebagai negara bersih dari penyakit-penyakit hewan," kata Eddy lagi.

Bagja Hidayat - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Aturan Baru untuk Barang Impor
Bea Cukai Segel 11 Kontainer Daging Asal Amerika Serikat
Bea Cukai Belum Menghitung Kerugian Akibat Larangan Impor Daging Sapi Gila

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data