|
Ekonomi dan Bisnis
2004, Pengangguran Semakin Besar
05 Januari 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta: Diperkirakan, jumlah pengangguran 2004 akan banyak terjadi, terutama di sektor kehutanan yang akan mencapai sekitar 500-600 ribu pekerja. Pada 2003 saja, sudah terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 100-150 ribu pekerja disektor itu. "2004, banyak pabrik kayu yang ditutup," kata Sofyan Wanandi, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), di Jakarta, Senin (5/1).
Selain kehutanan, pada 2004 sektor tekstil juga akan mengalami PHK besar-besaran, diperkirakan 100-150 ribu pekerja akan di PHK. "2005, tidak ada kuota produksi tekstil. Padahal pengusaha eceran tekstil sudah menjual produk impor," kata Sofyan. Maklum, pengusaha Indonesia banyak mensuplai tekstil dari Cina dan Korea, lantaran industri dalam negeri tidak mampu lagi bersaing dengan produk luar negeri.
Menurut Sofyan, banyak pengusaha khawatir akan perkembangan ekonomi Indonesia pada 2004. Alasan utamanya adalah pemilihan umum. "Pengusaha khawatir karena agen-agen tutup, kecuali untuk produk memenangkan pemilu," katanya. Tidak heran, investasi 2004 mengalami penurunan. Pengusaha lebih banyak wait and see. "Saat ini, pemerintah Indonesia lebih fokus pada Pemilu, kehidupan ekonomi tidak terlalu diperhitungkan. Pengangguran akan semakin besar," kata Sofyan lagi.
Agriceli - Tempo News Room
|