|
Ekonomi Bisnis
Pasokan Daging Sapi Tidak Terganggu
29 Desember 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta: Penghentian sementara impor ruminansia dan produknya dari Amerika Serikat karena penyakit sapi gila tidak akan mengganggu pasokan daging dalam negeri untuk tahun baru dan hari raya Qurban. Demikian dikatakan Menteri Pertanian, Bungaran Saragih, dalam konferensi persnya, hari ini (29/12) di Departemen Pertanian.
Volume impor daging sapi dari Amerika Serikat ke Indonesia per tahun hanya 6.500 ton, kurang dari 4 persen total impor per tahun. Sebagian besar daging impor dibeli dari dari New Zealand dan Australia. Terbatasnya volume impor dari Amerika karena jarak yang cukup jauh.
Mengenai masa inkubasi penyakit sapi gila yang diperkirakan mencapai 6 tahun, Dirjen Bina Sarana Produksi Peternakan, Sofjan Sudardjat, mengatakan soal itu masih belum jelas. Sedangkan perbandingan penularan kasus sapi gila ini ini pada manusia adalah 1:35 juta. Artinya, dari 35 juta orang yang mengkonsumsi daging ini, hanya satu yang akan tertular penyakit tersebut. “Secara teori, tinggal membagi 35 juta dari penduduk Indonesia yang 220 juta ini. Sangat kecillah,” katanya.
Maria Ulfah - Tempo News Room
|