|
Ekonomi Bisnis
BNI Perdagangkan Harga Saham Baru Besok
22 Desember 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta: Mulai besok BNI perdagangkan sahamnya di pasar tunai dengan nominal baru hasil reverstock split di pasar reguler dan pasar negosiasi.
Reverstock split itu, penyatuan kembali nilai nominal saham, yang tadinya sudah dipecah. Reverstock yang sudah dilakukan selama 15 kali ini, diharapkan bisa menjadikan harga saham BNI di posisi Rp 1.650 per lembar.
Demikian penjelasan Corporate Secretary Bank BNI Lilies Handayani pada manajemen Bursa Efek Jakarta, Senin (22/12). Alasan lain reverstock split ini dilakukan untuk mensejajarkan saham BNI dengan Mandiri dan BRI, yang harga rata-rata sahamnya 1-1,5 kali nilai bukunya. Saat ini, saham Bank BNI berada pada posisi Rp 100 sampai Rp 150 per lembar.
Kinerja saham BNI mengalami penurunan hingga Rp 95 per lembar. Hal ini terkait dengan mencuatnya isu L/C fiktif senilai Rp 1,7 triliun di bank tersebut. Sementara itu, batas akhir penyelesaian transaksi saham dengan nominal sama akan berakhir hari ini sampai 30 Desember 2003.
Fitri Oktarini-Tempo News Room
|