Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

US$ 170 Miliar untuk Proyek Kontruksi Properti dan Jalan
19 Desember 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah telah menyiapkan dana sebesar US$ 170 miliar untuk membiayai proyek kontruksi properti termasuk sarana dan prasarana jalan yang berasal dari pinjaman CGI. Dana tersebut dipersiapkan untuk jangka waktu lima tahun mulai dari tahun 2004 sampai 2009 mendatang.

"Dana tersebut untuk membiayai proyek jalan, air, dan berbagai sarana lain termasuk perumahan di seluruh wilayah Indonesia," demikian dikatakan Menteri Pemukiman dan Prasarana Wilayah, Soenarno, kepada wartawan seusai pembukaan pameran kontruksi di Jakarta, Jumat (19/12).

Menurutnya, dana sejumlah itu dialokasikan untuk meneruskan proyek-proyek pembangunan jalan seperti proyek jalan high way di kawasan Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua. Kendati tidak disebutkan jumlahnya, khusus untuk sarana perairan, sebagian dana itu akan digunakan untuk pembangunan sarana perairan di sembilan provinsi kawasan timur Indonesia, disamping Jawa dan Sumatera. Sayangnya, dia tidak merinci provinsi mana saja yang terdapat di kawasan Timur Indonesia tersebut.

"Selain itu, dari dana tersebut juga akan dialokasikan untuk pembangunan satu juta unit rumah untuk masyarakat kelas menengah ke bawah," ujarnya. Khusus untuk sarana pembangunan sarana kontroksi, pemerintah menganggarkan sekitar Rp 450 miliar untuk tahun 2004 mendatang.

Dijelaskan Soenarno, dana US$ 170 miliar yang berasal dari CGI itu bukan hanya dalam bentuk pinjaman, tetapi juga berupa investasi langsung (direct invesment). Menurutnya, ada kesulitan dana khusus untuk pengalokasian pembangunan jasa kontruksi. Sebab, kata dia, mininal harus ada sekitar 20 persen dari US$ 170 miliar tersebut untuk pendanaan awal proyek kontruksi di seluruh Indonesia. "Kita butuh cara untuk menjembatani kesulitan ini," katanya.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah melalui Menko Perekonomian akan melakukan pembicaraan dengan Bank Indonesia dan lembaga jasa kontruksi. "Sebab menyangkut sektor perbankan," ujarnya.

Danto - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data