Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Nasabah Rasional Banyak Pilih Bank Syariah
18 Desember 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Gubernur Bank Indonesia (BI), Burhanuddin Abdullah, menyatakan bahwa keputusan nasabah untuk memilih bank syariah ataupun bank konvensional tidak banyak terpengaruh oleh fatwa MUI yang mengharamkan bunga bank.

Bahkan, menurut Burhanuddin, saat ini banyak nasabah memilih bank syariah karena alasan yang rasional, antara lain berupa keuntungan bagi hasil yang cukup tinggi dibandingkan bunga yang ditawarkan perbankan konvensional.


"Bank konvensional hanya mampu memberikan bunga sekitar 6,5 persen. Sedangkan bagi hasil bank syariah memberikan keuntungan yang setara dengan bunga 10 persen," katanya kepada wartawan di DPR, Jakarta, Kamis (18/12) sore.

Oleh karena itu, Burhanuddin tidak mengkhawatirkan adanya rush atau perpindahan dana nasabah secara besar-besaran karena tiap nasabah, bahkan yang muslim, yang notebene menjadi obyek fatwa tersebut, memiliki pertimbangannya masing-masing.

Bank Indonesia, kata Burhanuddin, jauh sebelum adanya fatwa MUI sudah melakukan upaya untuk meningkatkan atau mengembangkan bank dengan prinsip bagi hasil atau syariah. Ini dibuktikan misalnya dengan pembentukan Direktorat Pengembangan Perbankan Syariah BI dari yang sebelumnya hanya berstatus Biro Pengembangan Perbankan Syariah, selain tentunya upaya berupa penyiapan serangkaian kemudahan regulasi.

Hal ini dilakukan, menurut Burhanuddin, karena terdapat segmen masyarakat yang memang harus dilayani dengan pembentukan bank syariah. Adanya segmen pasar tersendiri ini membuat perbankan syariah terbukti mampu tumbuh pesat .

Amal Ihsan - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data