Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Pertamina akan Kembangkan LPG Plant dan GTL
18 Desember 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pertamina akan membangun mini liquid petroleum gas (LPG) plant di Buliyan, Jambi. Ini merupakan bentuk dari upaya pengembangan gas bumi di Indonesia.

Direktur Hulu PT Pertamina (Persero) Bambang Nugroho, di Jakarta, Kamis (19/12) mengatakan bahwa proyek LPG plant itu saat ini sedang pada tahap penelitian. "Masih berupa modal," kata dia.

Pertamina juga tertarik untuk mengembangkan gas to liquid (GTL). Selama ini, kata Bambang, yang ada di benak masyarakat dalam pengembangan lapangan gas adalah untuk memproduksi liquid natural gas (LNG) atau gas alam cair. Padahal produksi gas bentuknya bisa bermacam-macam.

Untuk mengelola proyek itu Pertamina telah bekerja sama dengan berbagai pihak, misalnya dengan Japan National Oil Company (JNOC) untuk riset dan pengembangannya. Dalam proyek itu, yang akan dikembangkan terutama adalah gas alam yang memiliki kandungan CO2 tinggi. "Ini merupakan teknologi tinggi," kata dia.

Lapangan gas yang akan dikembangkan untuk proyek tersebut adalah Lapangan Matindok atau Donggi di Sulawesi. Lapangan tersebut memiliki cadangan gas yang tinggi dan yang telah ditemukan 1,5 tcf. Saat ini, menurut Bambang, sedang dalam proses untuk memastikan cadangan sebesar 5 tcf. Ia mengatakan Pertamina menargetkan cadangan per ambil dari lapangan tersebut mencapai 7-8 tcf.

Bambang menjelaskan, bisnis GTL ke depan sangat menarik dengan kelebihan tidak memerlukan biaya investasi yang tinggi karena prosesnya lebih sederhana daripada LNG. Selain itu, kilang yang diperlukan juga kecil, tidak sebesar kebutuhan kilang untuk LNG.

Retno Sulityowati - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Pertamina Akan Bentuk Anak Perusahaan Panas Bumi
Kebocoran Dana di Pertamina
Impor Minyak Mentah untuk Februari 2004 Meningkat
Proyek TPPI Ditargetkan Selesai 2005
Anak Perusahaan Baru Pertamina Akan Terbentuk

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data