Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Anak Perusahaan Baru Pertamina Akan Terbentuk
12 Desember 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: PT. Pertamina (Persero), akan membentuk lima sampai sembilan anak perusahaan baru di bidang hulu, pada 2005. Sementara di bidang hilir, pembentukan anak perusahaan baru akan dilakukan 2004. Pembentukan anak perusahaan baru, itu berkaitan dengan perubahan status Pertamina menjadi persero.

"Dengan status baru, kegiatan di sektor hulu seperti eksplorasi, harus ada Kontrak Kerjasama (KKS) dengan pemerintah," kata Eteng Salam, Direktur Pengembangan Bisnis dan SDM Pertamina, di Jakarta, Jumat (12/12).

Status baru, tentunya ketentuannya pun baru. Kegiatan hulu Pertamina yang selama ini ditangani Daerah Operasi Hulu (DOH) dengan kontrak swasta tanpa harus atas nama perusahaan, saat ini tidak bisa lagi. "Tidak boleh lagi. Pelaksana kontrak harus oleh perusahaan atau PT tertentu," kata Eteng.

Saat ini, Pertamina memiliki tujuh DOH, tersebar di seluruh wilayah Indonesia, seperti DOH Sumatera bagian selatan dan Sumatera bagian utara. Tapi belum bisa dipastikan, apakah anak perusahaan baru nantinya merupakan bentukan masing-masing DOH. Yang jelas, Pertamina menargetkan perusahaan baru di bidang hulu harus sudah terbentuk paling lambat November 2005, ketika status perseroan sudah benar-benar berjalan.

Sementara, anak perusahaan baru di bidang hilir lebih cepat pembentukannya, tahun depan. Maklum, keberadaannya tidak berkait kontrak dengan pemerintah.

Saat ini, enam tim transformasi manajemen yang dibentuk Pertamina sedang membahas rencana pembentukan anak perusahaan itu. Tim itu adalah tim organisasi dan sistem operasi dan prosedural, tim pengembangan bisnis, tim teknologi informasi, tim pembinaan SDM, tim pengembangan image, dan tim good corporate.

Retno Sulistyawati - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Proyek Petrochemical Tuban Segera Dilanjutkan
Terdakwa Kasus Exxor I Divonis Bebas
Laba Bersih Pertamina Tahun 2003 Rp 4,5 Triliun
Indonesia Perlu Kilang Minyak Baru
Pertamina Temukan Cadangan Migas Baru

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data