|
Ekonomi Bisnis
Pengangguran Belum Tertuang dalam CGI
09 Desember 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta:Masalah pengangguran di Indonesia belum menjadi agenda dalam pembicaraan di sidang CGI (Consultative Group of Indonesia). Padahal, angka pengangguran terbuka di Indonesia masih banyak, bahkan terus meningkat.
Menurut Sekretaris Jenderal Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans) Tjepy F. Aloewiel, selama ini pihaknya tidak mempunyai program yang terkait dengan CGI. Oleh karena itu ia mengusulkan agar Depnakertrans dapat kesempatan untuk membeberkan persoalannya di sidang CGI. "Untuk dapat diperhatikan," ujarnya.
Tjepy mengaku sudah mengajukan konsep penanggulan pengangguran dengan adanya komitmen dari berbagai sektor, baik dari pusat maupun di daerah. "Apalagi adanya otonomi daerah," katanya.
Menurutnya, SDM di daerah harus dilihat tingkat keterampilannya agar dapat lebih berpeluang dalam mencari kerja. Sedangkan untuk sumber daya alam harus bisa dijadikan peluang kerja.
Tjepy mengungkapkan, tahun 2004 angkatan kerja akan mencapai 102,8 juta orang. Angka itu sudah termasuk angkatan kerja baru 2,10 juta orang.
Untuk menampung angkatan kerja baru tersebut, kata Tjepy, pertumbuhan ekonomi harus mencapai 5,25 persen. "Itu baru menyerap 10,83 juta orang," katanya.
Ia menambahkan, penciptaan lapangan kerja tidak mampu mengimbangi pertumbuhan angkatan kerja baru. Hal itu menyebabkan angka pengangguran terbuka tahun 2004 meningkat menjadi 10,83 juta orang atau 10,32 persen dari angkatan kerja.
Kenaikan angka pengangguran terbuka diperkirakan masih akan berlanjut sampai 2005. Pada tahun itu diproyeksikan angka pengangguran terbuka menjadi 11,19 juta orang atau 10,45 persen dari angkatan kerja. Proyeksi ini dibuat dengan asumsi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2004 mencapai 4,49 persen, sedangkan asumsi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2005 mencapai 5,03 persen.
Tjepy memperkirakan pertumbuhan ekonomi tahun 2005 hanya menciptakan lapangan kerja bagi 1,75 juta orang.
Menurut data Badan Pusat Statistik, tahun 2002 jumlah pengangguran terbuka di Indonesia masih mencapai 9,13 juta orang atau 9,06 persen dari jumlah angkatan kerja. Pengangguran terbuka ini tersebar di perkotaan sebesar 55,6 persen dan pedesaan mencapai 44,4 persen.
Agriceli - Tempo News Room
|