|
Ekonomi Bisnis
Libur Lebaran Pangkas Penerimaan Bea Masuk
07 Desember 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta: Selama libur Lebaran 2003, penerimaan bea masuk terpangkas sekitar Rp 75 miliar. Sebelum libur lebaran penerimaan rat-rata perbulan mencapai lebih dari RP 900 miliar. "Karena libur, penerimaan November hanya Rp 725 miliar," kata Direktur Jenderal Bea dan Cukai Eddy Abdurrahman di sela perayaan Natal bersama Departemen Keuangan di Senayan Jakarta, Minggu (8/12).
Menurut Eddy, akibat libur lebaran tidak ada sama sekali aktivitas impor barang dan jasa yang dilakukan oleh industri. Ini, kata Eddy, tidak dipredikasikan terjadi saat menetapkan target penerimaan bea masuk. "Ternyata selama dua minggu tidak ada aktivitas sama sekali," katanya.
Tahun ini, dalam APBN perubahan 2003 pemerintah menargetkan penerimaan bea msuk sebesar Rp 11,3 triliun. Karena itu, penerimaan bulanan dari bea masuk diasumsikan mencapai hampir 1 triliun.
Menurut Eddy, sebelum libur Lebaran, penerimaan bea masuk sama seperti bisanya dan mencapai jumlah yang ditargetkan. Oleh karena itu, sangat sulit merealisasikan penerimaan bea masuk yan terdapat dalam APBN 2003. Hingga kini total penerimaan beas masuk Rp 9,5 triliun.
Pesimisme Eddy juga disebabkan oleh libur natal dan berakhirnya tahun 2003. Membandingkan dengan tahun lalu, katanya, penerimaan masuk tidak terlalu merosot karena libur Lebaran dan Natal bersamaan.
Bagja Hidayat - Tempo News Room
|