Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

PLTU Paiton Selesai Diperbaiki
07 Desember 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Setelah mengalami kerusakan pada Sabtu (6/12), Pembangkit Listrik Tenaga Uap Paiton unit 5 di Probolinggo, sore ini sekitar pukul 16.00 WIB sudah bisa diperbaiki dan kembali mengalirkan listrik sebesar 400 Mega Watt. Namun, PLTU Suralaya masih tetap dalam perbaikan.

Hal ini dikatakan Kepala Hubungan Masyarakat PT PLN Mulyo Aji kepada Tempo News Room di Jakarta, Minggu (7/12). PLTU Paiton memasok kebutuhan listrik Jawa dan Bali.

Menurut Aji, PLTU Paiton yang mampu memproduksi 600 Mega Watt Listrik mengalami kerusakan karena rusaknya belt conveyor (ban berjalan) yang mengangkut batu bara ke instalansi pembangkit listrik. Akibatnya, daya produksinya menurun sampai 400 Mega Watt listrik. "Antara jam 6 sampai jam 7 dilakukan pemadaman menyebar di Jawa-Bali. Tidak lama koq," kata Aji.

Pemadaman menyebar ini, lamjut Aji, karena sistem jaringan listrik Jawa-Bali yang bersifat interkoneksi (terhubung antara satu pembangkit dengan pembangkit lain), kekurangan pasokan listrik tidak terjadi di kawasan tertentu melainkan ditanggung bersama oleh pengguna se-Jawa dan Bali. Aji mengatakan kerugian yang diderita PT PLN hanya untuk perbaikan. "Efek kepada masyarakat tidak ada. Hanya pemadaman kecil tadi," ujarnya.

Sedangkan PLTU Suralaya unit 3 yang juga mengalami kerusakan pada sabtu kemarin sekitar pukul 06.30 WIB, saat ini masih dalam perbaikan. "Rusaknya akibat bocornya pipa-pipa pemanas (reheater)," kata Aji. Bocornya pipa-pipa tadi karena kondisinya sudah tua.

Menurutnya, pipa-pipa tadi sudah berumur 15 tahun lebih. "Sekarang sudah mulai rapuh," jelasnya. Namun demikian, PT PLN belum akan menggantinya. "Sekarang masih diperbaiki dulu. Kalau apa pemasokan (listrik) baru, baru akan diganti," kata Aji.

Muchamad Nafi - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Perbaikan PLTU Suralaya Butuh Dua Hari
Dua Pembangkit Listrik di Jawa Terganggu
Perhitungan Subsidi Listrik PLN dan Pemerintah Berbeda
Listrik Sumsel Sehari Hidup Sehari Mati
Krisis Listrik Melanda Luar Jawa-Bali

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data