Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Whiter Paper akan Jadi Bahasan Sidang CGI
05 Desember 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Deputi Menteri Koordinator Perekonomian Janes Hutagalung mengatakan white paper atau paket kebijakan ekonomi setelah program IMF akan menjadi bahasan yang penting dalam sidang Consultative Group for Indonesia 10-11 Desember. Hal itu dikatakan Janes kepada wartawan di Departemen Keuangan Jakarta, Jumat (5/12).

Menurut Janes, paket kebijakan ekonomi itu yang akan dijadikan acuan oleh negara-negara kreditor sebelum menyetujui pengucuran pinjaman kepada Indonesia. "Kami akan berdialog dengan mereka tentang itu," katanya.

Dalam pertemuan itu, katanya, pemerintah juga akan menjelaskan kemajuan-kemajuan yang telah dicapai oleh pemerintah dalam bidang ekonomi yang terlihat dari matrik dalam paket kebijakan itu. "Tapi, ini bukan laporan, kami menceritakan saja," imbuhnya.

Dalam pertemuan yang diorganisir Bank Dunia itu, pemerintah akan mengajukan pinjaman untuk 2004 hingga Rp 25,8 triliun atau sekitar US$ 2,5-3 miliar. Pinjaman itu terbagi ke dalam pinjaman program dan pinjaman proyek. Kebutuhan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara untuk tahun 2004 sendiri sebesar Rp 8,5 triliun untuk pinjaman program dan Rp 19,7 triliun untuk pinjaman proyek.

Bank Dunia sendiri memakai whiter paper sebagai acuan mengucurkan program yang dibagi ke dalam kelompok base cash dan high cash. Rencananya, setiap tahun Bank Dunia sudah menyiapkan pinjaman sebesar US$ 450 juta sampai US$ 850 juta. Ini merupakan pinjaman dalam pinjaman base cash.

Bank Dunia sendiri berjanji akan menaikan pinjaman hingga US$ 1,4 miliar jika pemerintah berhasil meningkatkan pemerintahan yang bersih, memberantas korupsi, kualitas pelayanan dan meningkatkan iklim investasi. Menurutnya, seperti biasanya, jika syarat yang diminta tidak bisa dipenuhi pinjaman yang dikucurkan pun lebih kecil.

Senada dengan Janes, Menteri Keuangan Boediono juga mengatakan white paper akan dijadikan acuan negara-negara kreditor memberikan pinjaman. "Patokannya white paper, karena letter of intent sudah tidak ada," katanya. Letter of Intent atau surat pernyataan sanggup bayar merupakan perjanjian antara pemerintah dengan Dana Moneter Internasional (IMF). Pemerintah memutuskan akan menghentikan bantuan IMF hingga akhir tahun ini.

Tapi, kata Boediono, bukan karena pinjaman itu pemerintah sungguh-sungguh melaksanakan program ekonomi. "Kami akan lakukan apa yang tertulis di white paper," katanya. Karena, katanya, pinjaman dalam jumlah tinggi secara otomatis akan dikucurkan jika pemerintah berhasil melaksanakan reformasi ekonomi. "Kami akan upayakan itu," katanya.

Bagja Hidayat - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Koalisi Ornop Menggugat White Paper
Pengamat: White Paper Kebijakan yang Birokratis

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data