Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Ekspor Pasir Timah Ilegal
04 Desember 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Ekspor pasir timah merupakan praktek ilegal dan dilarang karena dinilai amat berpotensi merusak lingkungan. "Berarti kalau sekarang ada, itu pasti ilegal," kata Direktur Ekspor Produk Pertanian dan Pertambangan Departemen Perindustrian dan Perdagangan, Ferry Yahya.

Pemerintah menghentikan ekspor ini karena semakin parahnya kerusakan yang ditimbulkan oleh kegiatan pertambangan pasir timah ini. Kalaupun bisa diekspor, papar Ferry, harus diolah lagi, menjadi barang setengah jadi, atau barang jadi.

Mereka yang melakukan ekspor ilegal ini, kata dia, kebanyakan pemain berskala kecil. Seluruhnya ada dua pemain besar dalam industri ini. Yang lainnya, jelas Ferry, merupakan pemain berskala kecil. "Ya sekitar 4 pemain lah. Cuma saya dengar belum lama keluar izin baru, jadi jumlah pemain skala kecil ada 8," kata dia.

Industri ini cukup menjanjikan. Meski tidak dapat menyebutkan angka pastinya, Fery menunjuk PT Timah sebagai contohnya.

Anastasya Andriarti - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data