|
Ekbis
Utilitas Texmaco Rendah
04 Desember 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta: Hasil audit teknologi atas PT Texmaco menunjukkan utilitas perusahaan itu sangat rendah, hanya delapan persen. Perusahaan juga tidak mampu berproduksi sesuai dengan kapasitas terpasang.
Menteri Riset dan Teknologi Hatta Radjasa, di Gedung Utama Sekertariat Negara, Jakarta, Kamis (4/12) mengatakan, pihaknya akan meneliti lebih lanjut tentang penyebab rendahnya utilitas tersebut. Pemerintah akan mengecek masalah tersebut, apakah memang Texmaco tidak mampu lagi berproduksi sebanyak kapasitas terpasang, atau secara teknologi memang tidak mampu.
Saat ini Kementrian Riset dan Teknologi sedang menyelesaikan audit teknologi seperti yang ditugaskan presiden beberapa waktu lalu. Berdasarkan hasil audit sementara, barang-barang memang ada, namun perlu dilihat lebih lanjut spesifikasi teknisnya. Tapi jika persoalan penurunan kinerja Texmaco adalah ketiadaan pembeli, hal itu bukan tanggung jawab Menristek.
Menanggapi usulan panglima Tentara Nasional Indonesia untuk menjadikan Texmaco sebagai industri peralatan militer, Menristek mengatakan, secara teknologi Texmaco memang memiliki kemampuan untuk itu. Namun pemerintah harus mempertimbangkan nilai ekonominya. "Jadi bukan sekedar bisa atau tidak bisa, yang harus dipikirkan yaitu persenjataan apa yang akan dibuat, jenis apa, berapa banyak, dan strateginya bagaimana," kata dia.
Masalahnya menurut Hatta, harus dipertimbangkan pula bila yang diinginkan adalah industri senapan, pemerintah telah memiliki PT Pindad. Sedangkan bila yang diinginkan adalah industri tank baja, beberapa komponennya memang bisa dibuat, tapi tidak seratus persen. Karena mesin tank itu besar, tidak sederhana.
Retno Sulistyowati - Tempo News Room
|