Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Mitra Dana Tak Memerlukan Rekomendasi Depkeu
03 Desember 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Direktur Mitra Dhana Atmharaksa, Aan Sadnan mengatakan tidak ada kewajiban bagi perusahaannya menjadi anggota Asosiasi Broker Asuransi Indonesia (ABAI). Perusahaannya mempunyai SIUPP yang dikeluarkan Departemen Keuangan yang memungkinkan Mitra Dhana diangkat menjadi koordinator konsorsium asuransi TKI.

"Yang penting punya SIUPP," katanya. Ketika di hubungi Tempo News Room, Rabu (3/12), dia mengatakan perusahaannya tidak ilegal.


Mitra Dhana Atmharaksa adalah perusahaan broker asuransi yang terpilih menjadi koordinator konsorsium asuransi TKI. Penunjukkan ini dilakukan lima perusahaan asuransi yang memang mendapat rekomendasi dari Departemen Keuangan.

Sayangnya, Mitra Dhana yang dipilih oleh lima perusahaan ini tidak mendapat rekomendasi dari Depkeu sehingga menimbulkan kontroversi. Namun Aan mengatakan Mitra Dhana tidak memerlukan rekomnedasi dari Departemen Keuangan karena ditunjuk konsorsium.

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Jacob Nuwa Wea sebelumnya menetapkan lima perusahaan menjadi anggota konsorsium asuransi TKI. Kelimanya adalah Asuransi Parolamas, Asuransi Jasindo, Asuransi Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera, Asuransi Binagriya Upakara, dan PT. Asuransi Bumiputera Muda 1967.

Pernyataan Aan berbeda dengan Ketua ABAI, Kapler A Marpaung. Katanya, berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No.425/KMK.06/2003 tertanggal 30 September 2003, setiap perusahaan asuransi diwajibkan menjadi anggota ABAI.

Kapler mengungkapkan, tidak ada salah satu anggota asosiasi yang punya kaitan dengan konsorsium asuransi TKI. Dia pun tak tahu menahu mengenai legalitas kegiatan Mitra Dhana dalam konsorsium asuransi TKI.


Agriceli - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Allianz Life Catat Pendapatan Premi Rp 481,4 Miliar
Bendera RMS Berkibar Lagi di Ambon

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data