|
Ekonomi Bisnis
Serat Tiga Optik Diresmikan
02 Desember 2003
TEMPO Interaktif,
color=#666666>Jakarta
HPBB Sumatera merupakan sistem komunikasi serat optic dengan menggunakan teknik modulasi Dense Wavelenght Division Multiplexing (DWDM) yang berfungsi sebagai sarana transport untuk menghubungkan Network Java Back Bone dan Sumatera Back. Fasilitas ini juga bisa menjadi alat utama (main transport) untuk Sambungan Langsung Internasional (SLI) dan Data Packet.
Koord. Komunikasi Perusahaan, Mundarwiyarso mengatakan , pembangunan HPBB Sumatera yang menelan biaya Rp 650 miliar ini meliputi ruas Medan, Pekan Baru, Jambi, Talang Kelapa Palembang, Bandar Lampung, Jakarta, Pekan Baru-Bukit Dangas Batam dan Pekan Baru-Padang.
Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Internasional yang menghubungkan Thailand (Songkhla) - Indonesia (Batam) – dan Singapore (Changi) ini memerlukan kabel laut sepanjang 1.035 kilometer.
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dilakukan 13 Mei 2003 dan selesai 26 Nopember 2003. Biaya yang digunakan untuk proyek ini sebesar US $ 36 juta.
Direktur Utama Telkom, Kristiono mengatakan dengan dibukanya jaringan internasional serat optic kabel laut ini, Telkom akan menjadi pemain Internasional. Dia menjelaskan, tahun 2004 mendatang back bone berikutnya akan dioperasikan di Sulawesi dan Kalimantan yang proyeknya sedang dirintis dan menelan biaya sekitar US $ 20 juta.
Rumbadi Dalle - Tempo News Room
|