Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Calon Investor Aset APP Diminta Menawar Ulang
02 Desember 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) meminta penawar aset kredit Asia Pulp & Paper melakukan penawaran ulang. Selain lantaran harga penawaran yang lebih rendah dari patokan BPPN, para penawar juga diharuskan mengakui perjanjian restrukturisasi utang Asia Pulp & Paper (APP) yang ditandatangani 30 Oktober lalu. Total utang APP di Indonesia dan luar negeri mencapai sekitar US$ 14 miliar.

"Mereka harus mengikuti MRA (Master of Restructuring Agreement)," kata Mohammad Syahrial, Deputi Kepala BPPN Bidang Aset Manajemen Kredit, di Jakarta, Selasa (2/12). Keempat investor asing: dua dari Amerika Serikat dan dua dari Singapura, itu diberi kesempatan hingga Kamis (4/12) untuk melakukan penawaran ulang dengan menyertakan surat pernyataan.

BPPN -salah satu kreditur dengan piutang sekitar US$ 1 miliar, dan sejumlah kreditur lainnya: Export Credit Agency (ECA), Nippon Export and Investment Insurance (NEXI), Nissho Iwai Corporation dan Mitsubishi Corporation, menandatangani perjanjian restrukturisasi utang APP Indonesia senilai US$ 6,7 miliar dengan APP. Para kreditur di luar BPPN, itu mewakili sekitar 35-40 persen kepemilikan dari jumlah utang yang ada. Sementara dari pihak APP yang ikut menandatangani perjanjian itu adalah PT. Indah Kiat Pulp and Paper Tbk, PT. Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk, PT. Pindo Deli Pulp and Paper Mills dan PT. Lontar Papyrus Pulp and Paper Industry.

Edy Can - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

BPPN Tolak Pengalihan Hak Tagih Kiani Kertas
Lippo Bank Kemungkinan Dijual Murah
Bank Sentral Korea Ijinkan Kookmin Bank Dalam Divestasi BII
DPR Minta BPPN Verifikasi Tugasnya
BPPN akan Dekati Kreditur APP

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data