Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Emisi Obligasi Bursa Efek Surabaya Melebihi Target
01 Desember 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Emisi obligasi Bursa Efek Surabaya (BES) melampaui target. Dari rencana semula Rp 20 triliun, bursa kedua setelah Bursa Efek Jakarta ini berhasil mencapai emisi Rp 25 triliun dari 25 emiten. "Target obligasi tahun 2003 hanya Rp 20 triliun. Per November 2003 sudah mencapai Rp 25 triliun," kata Direktur BES, Guntur Pasaribu di Gedung Bursa Efek Jakarta (BEJ), Senin,(1/12). Sepanjang tahun 2002 sendiri, BES mencatat obligasi Rp 21,5 triliun. Dengan demikian, total nilai outstanding tahun 2002 dan 2003 obligasi yang diperdagangkan di BES sekitar 45 triliun.

Guntur menjelaskan sampai akhir tahun diperkirakan nilai total emisi sekitar Rp 25 triliun, termasuk obligasi BRI yang baru saja dicatatkan senilai Rp 500 miliar. Untuk tahun 2004, BES memperkirakan ada penambahan jumlah emiten sebanyak 25 emiten baru. Sebanyak 14 diantaranya emiten lama yang obligasinya telah jatuh tempo dan akan menerbitkan obligasi baru. Sedangkan sisanya emiten baru.

Sesuai Rencana Kerja Anggaran Tahunan (RKAT) 2004, BES memperkirakan pencatatan obligasi dari 25 emiten jika dipukul rata-rata tiap emiten menerbitkan obligasi senilai Rp 400 miliar maka total nilai obligasi baru sebesar Rp 10 - Rp 12 triliun. Meski begitu, Guntur mengakui target ini lebih kecil dibandingkan tahun 2003 karena kemungkinan obligasi korporasi akan berkurang tahun depan karena pemilu.

Untuk obligasi pemerintah, Guntur memperkirakan, tahun depan, tidak akan turun. Pemerintah akan mengeluarkan 28-30 emisi senilai Rp 420 triliun. Sehingga total outstanding keseluruhan mencapai Rp 475 triliun.

Fitri Oktarini - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data