Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Honda Tak akan Tarik CR-V dan Stream
21 November 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Manager Service Division Honda Taufik, Jumat (21/11), mengatakan, pihaknya tidak akan menarik produk CRV dan Stream Honda yang sudah dipasarkan di Indonesia. Pernyataan ini menanggapi berita adanya kerusakan produk tersebut yang terjadi di Jepang.

Menurut Taufik, penarikan produk hanya terjadi di Jepang, tapi tidak di Indonesia. Dia menambahkan, penarikan itu bukan karena kerusakan sistem power steering. "Itu bukan kerusakan. Tapi, hanya karena ada salah satu baut di power steering itu kendor, yang kemungkinan terburuknya lepas. Baut kendor itu menyebabkan rasanya tidak enak," katanya.

Taufik mengatakan, masalah seperti di atas hanya terjadi di Jepang. "Dan itu di recall karena regulasi di Jepang sendiri," katanya. Di Indonesia, katanya, tidak terjadi masalah seperti itu. "Tidak ada yang cacat di Indonesia," katanya.

Kejadian seperti itu, kata Taufik, bukanlah durability problem. "Ketidak beresan itu sudah terasa dari awal, bukan setelah beberapa kilometer baru terasa," katanya. Jadi, kalau memang ada ketidakberesan, konsumen sudah merasakan sejak awal, seperti streeringya tidak enak, bunyi tidak normal di mesin, kemudinya tidak normal. "Artinya jika sampai saat ini tidak ada pemunculan masalah, berarti dianggap tidak ada masalah," katanya.

Sejauh ini, kata dia, konsumen di Indonesia dianggap tidak mengalami problem seperti itu. "Di tinjau dari kontrol customer di dealer kami, sejauh ini tidak ada problem berkenaan dengan keluhan seperti itu," katanya. Jika akhirnya ada produk yang ditarik dari pasar di Indonesia, pihaknya menjanjikan kompensasi selama masih dalam masa garansi. "Apapun kerusakannya, jika masih masuk masa garansi akan diberikan garansi," katanya.

Putri Alfarini - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data