Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Keputusan Rasionalisasi karyawan Dirgantara Indonesia bisa Direvaluasi
19 November 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua Serikat Pekerja Forum Komunikasi Karyawan Dirgantara Indonesia, Arif Winardi mengatakan keputusan kabinet dapat direvaluasi. Keputusan tersebut dapat berasal dari masukan yang tidak benar. Pemerintah hendaknya melihat lagi aspirasi karyawan yang diperlakukan tidak manusiawi. Arif mengatakan belum bisa menerima keputusan pemerintah tersebut dan akan terus memperjuangkan nasib karyawan. Dalam pertemuan bipartit yang akan dilakukan 1 Desember 2003 mendatang, mereka akan membawa data terbaru.

Data tersebut berupa keuangan perusahaan. Uang dari pemerintah untuki membantu kelangsungan perusahaan harus terus diawasi. “Jangan sampai hilang. Sia-sia,” kata Arif. Yang paling aneh, ada 200 orang karyawan baru yang dimasukkan ke perusahaan saat mereka dikeluarkan.

Arif menambahkan sejak awal, direksi Dirgantara sudah berniat merumahkan karyawan. Forum pekerja tidak melihat adanya uupaya mengatasi agar Dirgantara tidak terus merugi. Saldo sebesar Rp 276 miliar bulan Januari, yang berasal dari pemerintah, harus bisa digunakan menyelamatkan perusahaan. Dana itu rencananya akan digunakan menutup hutang perusahaan penerbangan tersebut.

Direktur Sumber daya manusia Dirgantara Indonesia Nuril Fuad membantahnya. Katanya, 200 orang karyawan tersebut sudah diberhentikan. ”Masih dalam transisi,” katanya. Penjelasannya disambut seruan keras karyawan. Karyawan yang dimaksud adalah orang yang dikontrak Dirgantara.

Menakertrans, Jacob Nuwa Wea mengatakan jika akan rasionalisasi yang pertama kali dipangkas adalah karyawan kontrak. Jika belum menyelesaikan masalah, baru dilakukan pada karyawan tetap dengan tetap memberikan kompensasi.


Agriceli – Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Pemerintah Tetap Merumahkan Karyawan Dirgantara Indonesia
Pemerintah Rasionalisasi Karyawan Dirgantara
BPPN Ajukan Opsi Dana Talangan ke PT. DI
BPPN Talangi Pesangon Karyawan PT Dirgantara Indonesia
Karyawan PT DI Kepung PN Bandung

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data