Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Seleksi Komite Regulasi Dapatkan 12 Nama
17 November 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi, I Ketut Prihadi, Senin (16/11), mengatakan, hasil seleksi administrasi telah didapatkan 12 nama. Mereka inilah yang akan mengikuti proses seleksi kompetensi untuk mengisi jabatan di Komite Regulasi Telekomunikasi Indonesia.

Untuk posisi bidang telekomunikasi atau teknologi informasi, bidang hukum, bidang ekonomi dan bidang ilmu sosial, masing-masing didapatkan tiga nama. Untuk bidang telekomunikasi dan teknologi informasi, ada nama Gatot Mardiyanto, Koesmarihapi, dan Rahyani Gofar. Bidang hukum ada M.Wasalfalah, Soetjipto, dan Sarinah S. Danuningrat. Untuk bidang ekonomi ada Syaifoel Choryanto, Akmalia Nasril dan Suharini. Sedangkan untuk ilmu sosial lainnya adalah Heru Sutadi, Rusdi Muchtar dan Suryadi Azis.

"Pihak Dephub melakukan seleksi dengan mempelajari resume kegiatan dan concern mereka terhadap masing-masing bidang yang mereka lamar,? kata Ketut. Ke-12 calon ini merupakan hasil seleksi administrasi yang dilakukan oleh tim dari Departemen Perhubungan. Salah satu anggotanya timnya adalah Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi, Djamhari Sirat, dan Sekertaris Jenderal Postel Umar Rusdi.

Ketut menambahkan, Selasa (18/11), kedua belas calon ini akan diundang untuk datang ke Dirjen Postel. Mereka akan dibriefing oleh Departemen Perhubungan mengenai tahapan seleksi yang akan mereka lalui. ?Kemungkinan tes kompetensi akan dilaksanakan mulai Rabu,? tambahnya. Dari ke-12 nama itu, akan diambil masing-masing satu orang pakar di bidang telekomunikasi atau teknologi informasi, satu orang pakar hukum, satu orang pakar ekonomi dan satu orang pakar ilmu sosial lainnya.

Komite Regulasi Bersama dengan Direktorat Jenderal Telekomunikasi ini akan membentuk lembaga baru yang disebut Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI). BRTI dibentuk berdasarkan UU Nomor 36 tentang Telekomunikasi dan Keputusan Menteri Perhubungan No. 31 tahun 2003 tentang penetapan BRTI.

Listi Fitria - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data