|
Harga Beras Kemungkinan Naik 5 Persen
17 November 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta: Menjelang Lebaran, harga beras tidak akan mengalami kenaikan yang berarti. ?Harga beras tidak akan meningkat. Mungkin hanya akan naik 5 persen saja,? kata Direktorat Jenderal Bina Produksi Tanaman Pangan, Departemen Pertanian, M. Jafar Hafsah, saat dihubungi melalui telpon, Senin (17/11) pagi.
Menurutnya, stok beras menjelang lebaran sekitar 5,4 juta ton. Sekitar 2,4 juga ton berada di Bulog dan sekitar 3 juta ton berada di masyarakat, baik yang ada di rumah tangga atau penggilingan. ?Stok beras aman,? katanya.
Jafar mengatakan, kebutuhan masyarakat November ini berkisar antara 2,5 juta ton sampai 2,7 juta ton. ?Dengan stok beras yang lebih dari cukup itu, kondisi saat ini relatif tenang dan gejolak harga juga tidak ada,?katanya.
Kalaupun ada kenaikan harga, kata dia, terjadi hanya karena pengaruh psikologis karena orang berbondong-bondong berbelanja menjelang Lebaran. Aspek lain yang juga berpengaruh adalah distribusi. Faktor lain adalah pedagang. Ada juga yang memanfaatkan kesempatan Lebaran ini untuk menaikkan harga.
Departemen Pertanian memiliki tim pemantau ketersediaan pangan hari besar keagamaan yang bertugas memantau ketersediaan pangan. Harga beras medium saat ini berkisar sekitar Rp 2.400. Jika harga naik cukup signifikan, kata Jafar, pihaknya akan segera melakukan operasi pasar.
Putri Alfarini - Tempo News Room
|