Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

BPK: Penggunaan Rekening 519 Terserah Pemerintah
14 November 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Satrio B. Joedono menyatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah dan DPR untuk memutuskan penggunaan rekening 519 untuk mengganti rekening 502 dalam menyelesaikan program interbank exchange offer.

“Terserah mereka,” kata Joedono kepada wartawan di gedung BPK, Jakarta, Jumat (14/11) siang. Menurutnya, wewenang BPK hanyalah melakukan audit terhadap rekening 502 sesuai permintaan DPR. “Adapun tindak lanjut dari hasil audit tersebut merupakan wewenang DPR,” ujarnya.

Joedono mengatakan penggunaan rekening 519 untuk mengganti rekening 502 sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintah dan DPR. “Itu hak pemerintah. Duitnya kan duit mereka,” ujarnya sambil tersenyum.

Seperti diketahui, hasil audit BPK Agustus 2003 menemukan penyimpangan dalam penggunaan rekening 502 dalam rangka penjaminan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sebesar Rp 14,4 triliun. Berdasarkan hal itu, Bank Indonesia (BI) melakukan pemblokiran untuk sementara rekening 502.

Permasalahannya, pemerintah memiliki kewajiban exchange offer programme sebesar US$ 4,8 juta atau sekitar Rp 40 miliar yang akan jatuh tempo pada Desember 2003 ini.

Exchange offer programme adalah program penjaminan pemerintah terhadap utang dalam bentuk valuta asing yang dimiliki Bank Beku Operasi (BBO) dan Bank Beku Kegiatan Usaha (BBKU) sebagai kebijakan menyelamatkan perbankan nasional ketika krisis moneter 1998.

Amal Ihsan - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data