TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Jenderal Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri I Gusti Made Arke mengatakan, pihaknya telah meninjau perwakilan luar negeri TKI di Singapura.
Perwakilan TKI di luar negeri memang merupakan salah satu tugas yang harus dikelola konsorsium asuransi TKI. Adapun perwakilan yang sudah ditinjau tersebut adalah milik PT Mitra Dhana Atmharaksha, yang ditunjuk sebagai koordinator konsorsium Asuransi TKI.
Perwakilan luar negeri merupakan tugas konsorsium asuransi TKI untuk mengelolanya. “Sudah sebulan yang lalu saya ke Singapura,” kata Arke di kediaman Jacob Nuwa Wea, Rabu (12/11) malam. Kelima perusahaan asuransi yang ditunjuk Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jacob Nuwa Wea memilih PT Mitra sebagai koordinatornya.
Penunjukkan PT Mitra yang dilakukan konsorsium, menurut Arke, tidak bermasalah karena Mitra memang memiliki izin usaha yang terdaftar di departemen keuangan. “Kalau tidak ada izin baru masalah,”kata Arke. Rekomendasi, menurutnya, bukan kewenangan departemen keuangan karena merupakan hubungan perdata antara PT Mitra dengan konsorsium.
Menurut Arke, Depnakertrans akan meminta pertanggungjawaban kelima perusahaan asuransi yang tergabung dalam konsorsium, jika terjadi sesuatu. “Tidak bisa langsung dengan PT Mitra,” ujarnya. Kelima perusahaan asuransi tersebut adalah PT Asuransi Parolamas, PT Asuransi Jasa Indonesia, PT Asuransi Jiwa Beringin Jiwa Sejahtera, PT Asuransi Binagriya Upakara dan PT Asuransi Bumiputera Muda 1967. PT Asuransi Jasindo merupakan ketua dari konsorsium tersebut.
Tentang pemilihan kelima perusahaan tersebut, Arke mengatakan, 7 Februari 2003 lalu Depnakertrans telah mengajukan surat kepada Departemen Keuangan. Isinya meminta daftar perusahaan asuransi yang memenuhi persyaratan. Departemen Keuangan kemudian mengirimkan 14 perusahaan asuransi yang memenuhi persyaratan, yang segera dipanggil oleh depnakertrans.
Namun dari tiga kali pemanggilan, hanya lima perusahaan asuransi yang kemudian datang. “Kami nilai lima perusahaan tersebut serius,” ujar Arke. Sampai saat ini sudah dua bulan konsorsium berjalan, dengan 16 klaim yang sudah diselesaikan.
Agriceli/TNR